SUKABUMI— Walikota Sukabumi M Muraz benar-benar sudah tidak ada hasrat lagi untuk kembali menjadi orang nomor satu di Kota Polisi. Saking, seriusnya dirinya (muraz) menegaskan kepada setiap masyarakat bahwa dirinya tidak ada kembali mencalonkan menjadi walikota kembali.
Dihadapan ratusan tenaga harian lepas (THL) Muraz mengatakan bahwa dirinya tidak akan maju kembali atau tidak ikut dalam pertarungan pilwalkot 2018 mendatang.
“Pokoknya saya biar Bapak-bapak dan Ibu-ibu tau, saya tidak mencalonkan,” ujar Muraz saat memberikan sambutan dalam acara pemberian surat perintah untuk THL se- Kota Sukabumi di Gedung Juang, jumat (3/11).
Bahkan Muraz secara Terang- terangkan memberi kabar kepada masyarakat dalam hal ini THL yang hadir, bahwa dirinya mempunyai niat mencalonkan menjadi Anggota DPR RI. Orang nomor satu di Kota Sukabumi seolah- olah meminta restu dan dukungan kepada seluruh orang yang berada di gedung itu.
“Ibaratnya kalau makan itu sebelum kenyang harus berhenti. Saya juga, jabatan walikota ini sebelum kenyang berhenti,” ucapnya.
Sebelumnya, alasan tidak maju lagi di Pilwalkot, kata Muraz, dirinya sudah lelah dan takut tidak mampu bekerja maksimal karena faktor usia. Meski hasil survei menunjukkan peluang memenangi Pilkada Kota Sukabumi 2018 cukup besar bila ia maju sebagai calon petahana. Muraz menegaskan dirinya telah bertekad tak turun lagi.
“Lebih baik cari alternatif kepala daerah lain. Tidak harus dua kali, walaupun bila saya berpasangan dengan Fahmi kembali mungkin bisa jadi calon tunggal,”ungkapnya.
Dalam membangun Kota Sukabumi itu, tak harus menjadi seorang kepala daerah saja. Dengan hadirnya anggota DPR RI perwakilan asli wagra Kota Sukabumi, Muraz berharap bisa sama-sama juga membangun kota ini. “Saya minta doanya saja, mudah- mudahan saya tetap bisa membangun Kota Sukabumi,” pungkasnya. (bal)





