Momi dan Kamal Bersaing

  • Whatsapp
RADARSUKABUMI.com- Kursi Ketua DPRD Kota Sukabumi tentunya akan diduduki oleh Partai Gerindra. Pasalnya, Partai berlambang burung garuda ini mendapatkan 6 kursi bersama partai Golkar. Kendati demikian, partai besutan Prabowo Subianto ini memiliki suara lebih tinggi dari raihan suara partai Golkar.

CIKOLE, RADARSUKABUMI.com– Kursi Ketua DPRD Kota Sukabumi tentunya akan diduduki oleh Partai Gerindra. Pasalnya, Partai berlambang burung garuda ini mendapatkan 6 kursi bersama partai Golkar. Kendati demikian, partai besutan Prabowo Subianto ini memiliki suara lebih tinggi dari raihan suara partai Golkar.

Tentunya, secara otomatis, Gerindra memegang kunci ketua DPRD Kota Sukabumi. Namun saat ini, kursi ketua DPRD Kota Sukabumi masih menjadi perbincangan. Dari Informasi yang beredar, dua nama santer diperbincangan untuk menduduki kursi DPRD Kota Sukabumi yakni Momi Soraya dan Kamal Suherman. Kedua Dewan dari Gerindra itu merupakan anggota DPRD incumben.

Bacaan Lainnya

Saat dikonformasi kepada yang bersangkuta, Momi Soraya yang juga Sekretaris DPC Gerindra, mengaku masih menunggu Surat Keputusan dari DPP terkait penentuan Ketua DPRD Kota Sukabumi. Soalnya sebagai partai komando, pihaknya sedang menunggu apa yang di intruksikan oleh DPP. ” Kita partai komando apa yang diputuskan DPP itu yang dijalankan,” ujarnya.

Untuk mekansime sendiri kata Momi usulan sudah disampaikan ke DPD Gerindra lalu nanti diteruskan ke DPP. Usulan itu berupa dewan -dewan yang terpilih. “Kita laporkan, nanti aja tunggu putusan DPP,” ungkapnya.

Momi pun memprediksikan bahwa SK itu akan turun pada Agustus ini. ” Bulan ini kayanya sudah ada. Mungkin SK selesai,” katanya.
Sementara itu untuk pimpinan sementara pun kata Momi pihaknya sedang berkoordinasi dulu dengan DPD Partai Gerindra jabar. Apakah hanya cukup SK dari DPC atupun dari DPD. ” Pimpinan sementara itu nanti memfasilitasi termbentuknya fraksi di DPRD,” pungkasnya.

Sementara itu, Kamal Suherman mengaku menyerahkan semuanya kepada DPP. Pasalnya, sebagai kader partai itu harus patsun atas apa yang diperintahkan oleh partai. ” Iya kita serahkan saja kepada partai. Kalau pun diberikan perintah, ya dijalankan,”singkatnya.

( bal)

Pos terkait

loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *