Lapas Sukabumi Godok Kemandirian WBP

Christo Toar
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar

WARUDOYONG — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Sukabumi, berupaya mengasah kemandirian para warga binaan pemasyarakatan (WBP). Hal itu, dilakukan sebagai upaya membekali keterampilan warga binaan sehingga dapat dikembangkan saat bebas dari masa tahanan.

Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi Christo Toar mengatakan, fungsi Lapas sebagai wadah pembinaan kepada WBP. Karena itu, Lapas bekerjasama dengan Disnaker yang menjadi instruktur untuk melatih warga binaannya di bidang keterampilan.

Bacaan Lainnya

“Kami terus berupaya melakukan pembinaan kemandirian kepada para WBP agar lebih produktif lagi. Nah, dalam waktu dekat ini juga rencananya akan ada pelatihan lagi,” kata Christo kepada Radar Sukabumi, Sabtu (30/9).

Lanjut Christo, terdapat beberapa program kemandirian yang saat ini tengah digalakan seperti, barista, pengembangan hidroponik dan beberapa program lainnya.

“WBP berhak mendapatkan pembinaan kemandirian agar dapat lebih mandiri ketika masa tahanan sudah selesai nanti,” ujarnya.

Christo kembali menegaskan, pembinaan kemandirian ini nantinya akan berguna apabila sudah menghirup udara bebas alias selesai masa hukuman bisa menjalankan kegiatan positif dan mendapatkan nafkah halal untuk dirinya maupun keluarganya.

“Dengan pelatihan kepada warga binaan ini harapan kami, nanti setelah yang bersangkutan bebas bisa membawa bekal untuk membuat usaha di lingkungan masyarakat,” paparnya.

Ia menambahkan, dengan berbagai upaya yang dilakukan Lapas diharapkan dapat membentuk para warga binaan lebih baik lagi dan mampu bersaing secara ekonomi.

“Semoga program kemandirian ini bisa bermanfaat dan berguna bagi para WBP,” tutupnya. (bam)

Christo Toar
Kepala Lapas Kelas IIB Sukabumi, Christo Toar

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *