KOTA SUKABUMI

Lapang Merdeka Dipagari, Pemkot Sukabumi Tertibkan Area Publik

×

Lapang Merdeka Dipagari, Pemkot Sukabumi Tertibkan Area Publik

Sebarkan artikel ini
DPUTR

SUKABUMI — Pemerintah Kota (Pemkot) Sukabumi, mulai menertibkan kawasan Lapangan Merdeka (Lapdek) dengan membangun pagar pembatas di sekeliling area. Langkah ini, menjadi sinyal kuat untuk mengakhiri kesemrawutan aktivitas di ruang publik, sekaligus mempercantik wajah kota.

Kabid Tata Bangunan, Jasa Konstruksi, dan Pertamanan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Kota Sukabumi, Muhammad Sahid menjelaskan, pemasangan pagar dilakukan demi keamanan dan estetika kota. “Pagar sudah mulai terpasang. Ke depan, tidak ada lagi PKL (Pedagang Kaki Lima) yang masuk ke dalam kawasan. Penyewaan sepeda juga dihentikan. Inline track hanya untuk sepatu roda,” jelas Sahid kepada Radar Sukabumi, Minggu (5/10).

bank BJB

Sahid menerangkan, pembangunan dilakukan dalam dua tahap. Tahap pertama Rp250 juta dengan panjang 117 meter, sedangkan tahap kedua senilai Rp425 juta sepanjang 200 meter. Pagar dibuat setinggi 1,5 meter agar tetap aman sekaligus menjaga pandangan terbuka bagi pengunjung. “Kontrak tahap pertama dimulai 30 Juli dan selesai 28 Oktober 2025. Pelaksana proyeknya CV Bangun Cipta Sarana. Saat ini progres sudah 75,25 persen,” terangnya.

Selain memperketat akses, Pemkot Sukabumi juga tengah menyiapkan empat gerbang utama di sisi utara, timur, selatan, dan barat. “Ya, gerbang ini dirancang agar arus pengunjung tertata dan area Lapdek lebih mudah diawasi,” ucapnya.

Sahid menambahkan, pembangunan pagar bukan sekadar proyek fisik, tapi langkah penataan menyeluruh terhadap ruang publik yang menjadi simbol kota. “Lapdek adalah wajah Sukabumi. Sudah saatnya lebih tertib, aman, dan enak dipandang,” imbuhnya.

Ia memastikan, kawasan Lapdek yang selama ini jadi pusat keramaian dan rekreasi warga, akan segera tampil dengan wajah baru tertata, fungsional, dan bebas dari kesemrawutan. “Semoga pemagaran Lapdek ini dapat selesai sesuai waktu yang sudah ditetapkan,” harapnya. (Bam)