Ayep menekankan pentingnya memanfaatkan perkembangan teknologi digital untuk memperluas jangkauan informasi, promosi, dan pelayanan kepada masyarakat. “Dunia digital terus berkembang dan tidak bisa diabaikan. Karena itu kami akan terus berbenah, memperkuat inovasi, dan meningkatkan kualitas komunikasi publik agar Kota Sukabumi semakin dikenal serta memiliki daya saing yang kuat,” katanya.
Pada ajang SWJ Award Mei 2026, posisi pertama diraih Kota Tasikmalaya dengan 92 poin, disusul Kota Bandung (91 poin), Kabupaten Garut (90 poin), Kabupaten Bandung (88 poin), dan Kota Sukabumi di posisi kelima dengan 87 poin.
“Prestasi ini menjadi modal penting bagi Kota Sukabumi untuk terus memperkuat promosi daerah di era digital. Di tengah persaingan antar daerah yang semakin ketat, kehadiran konten informatif, kreatif, dan membangun optimisme publik menjadi kunci memperkenalkan potensi daerah kepada masyarakat luas,” tandas Ayep. (ris)




