Komisi I DPRD kota Sukabumi Apresiasi Kinerja Dishub

Yunus Suhandi
Anggota Komisi I DPRD Kota Sukabumi, Yunus Suhandi

SUKABUMI – Anggota Komisi I DPRD kota Sukabumi, Yunus Suhandi mengapresiasi berbagi program dan kinerja Dinas Perhubungan (Dishub) khususnya dalam peningkatan keselamatan transportasi darat.

“Ya, saya mengapresiasi kinerja Dishub khususnya salah satunya dengan sudah melengkapi rambu-rambu. Termasuk, penataan angkutan masuk ke Terminal tipe A,” ungkap Yunus kepada wartawan, Kamis (16/3).

Bacaan Lainnya

Dengan adanya penataan angkutan masuk ke terminal, lanjut Yunus, tentunya dapat memebantu peningkatan perekonomian pedagang. “Selain memasukan semua jenis angkutan, juga upaya Dishub memindahkan arah perputaran kendaraan di jalur selatan Cipanengah ke depan terminal,” ucapnya.

Namun, seiring waktu, titik memutar kendaraan (U-Turn) yang ada di daerah Cipanengah kembali di buka. Sehingga, akan ada rasa kekhawatiran angkutan bisa berputar arah di tempat U-Turn tadi, dan menyebabkan terminal sepi.

“Tadi saya melintas daerah sepanjang jalan lingkar selatan, ternyata U-turn yang dulu di tutup itu, kenapa dibuka lagi. Kan, ini bisa merembet kepada sepinya terminal. Termasuk pedagang yang ada di terminal juga,” bebernya.

Ditutunya U-Turn di Ciapenganh itu, salah satunya untuk menghindari dari kecelakaan karena di lokasi tersebut pernah terjadi korban kecelakaan yang menyebabkan meninggal dunia.

“Jalur Lingkar Selatan termasuk jalan arteri. Artinya, jalan perkotaan dengan kapasitas tinggi. Kemidian titik U-turn di Cipanengah tepat dengan jembatan yang bisa menyebabkan kemacetan juga, sehingga takuit tidak mampu menampung beban kendraan yang cukup banyak. Makanya, dulu U-turn itu dipindahkan ke terminal,” cetusnya.

Ditempat terpisah, Kepala Dishub Kota Sukabumi Imran Wardhani mengungkapkan, perubahan atau dibuka kembalinya U-Turn di lokasi Jalur Cipanengah berdasarklan ajun dari masyarakat.

Atas dasar itu, Dishub melakukan koordinasi dengan balai Provinsi Jawa Barat, karena jalan tersebut statusnya milik provinsi Jabar.

Setelah itu, terus melakukan konfirmasi dengan pihak kepolisian untuk melakukan kajian atau survei bersama.

“Kami buka kembali U-Turn tersebut salah satunya ats permintaan masyarakat,” ungkapnya.

Imran menambahkan, depan terminal menjadi langganan banjir sehingga ketika bencana tersebut terjadi antrian kendaraan baik roda empat atau dua tergolong panjang. Ditambah, depan terminal banyak kendraan yang putar balik.

“Karena sering banjir pas depan terminal, tidak sedikit kendaraan melakukan putaran arah lagi. Sehingga banyak yang kejebak antrian kendaraan panjang. Makanya kami lakukan uji coba untuk membuka lagi U-Turn di lokasi Jalur Cipanengah,” bebernya.

Sebab itu, saat ini Dishub membuka kembali U-turn dengan dilengkapi rambu hingga penerangan jalan umum (PJU). “Selain itu, kami juga melengkapinya dengan marka atau fasilitas pendukung lainya,” tukasnya. (bam)

Pos terkait