Sementara itu, Ketua RW 1, Yanyan, menilai P2RW sangat membantu dalam pengembangan inovasi pengelolaan sampah. “Budi daya maggot jadi pelengkap sistem pengolahan sampah nonorganik yang sudah kami jalankan,” ujarnya.
Ketua RW 2, Giharno, menambahkan bahwa perbaikan drainase menjadi prioritas utama untuk mengantisipasi banjir saat musim hujan. “Pengerjaan dilakukan dengan dukungan P2RW dan gotong royong warga,” pungkasnya.(bam/d)






