“Kita terus melakukan updating data. Ada wajib pajak yang berada di luar kota, bahkan ada juga data yang perlu diperbarui karena adanya perubahan kepemilikan. Ini terus kita lakukan agar data pajak semakin akurat,” terang Jumyati.
Ia optimistis target PBB-P2 tahun 2026 dapat tercapai hingga akhir tahun, meski masyarakat masih menghadapi berbagai kebutuhan ekonomi, terutama saat hari besar keagamaan dan tahun ajaran baru.
“Kami tetap berusaha dan terus memberikan pelayanan terbaik agar target pajak dapat tercapai,” pungkasnya. (bam/d)





