Jeritan Buruh Informal Kota Sukabumi di Momentun May Day 2021

  • Whatsapp
Rendi tengah mengerjakan pesanan cetak plat mobil di tempat kerjanya, Jalan KH. A Sanusi Kelurahan Gunungpuyuh, Kecamatan Gunungpuyuh, Kota Sukabumi.

SUKABUMI – Segudang harapan pekerja atau buruh baik formal maupun informal, di Hari Buruh 2021. Apalagi di tengah pandemi Covid-19, himpitan ekonomi dan dibatasinya ruang serta waktu menjadi beban dalam mengais rezeki, terutama buruh informal.

Seperti yang dirasakan oleh seorang buruh informal, Rendi Renata, warga Kelurahan Sukakarya, Kecamatan Warudoyong, Kota Sukabumi. Rendi, merupakan penyedia jasa reklame dan percetakan, di Jalan KH. Ahmad Sanusi Kecamatan Gunungpuyuh.

Bacaan Lainnya

Ia mengaku di tengah pandemi Covid-19 ini, usaha yang digelutinya sejak tahun 2015 lalu, mulai mengalami lesu dan terpuruk. Ladang usahanya tersebut mulai sepi, dibandingkan sebelum merebakknya pandemi Covid-19.

“Jauh, jika dibandingkan sebelum adanya Covid-19. Pendapatan pastinya berkurang drastis, sudah bisa menutupi untuk modal dan kebutuhan sehari-hari saja udah bagus,” kata Rendi saat ditemui di tempat usahanya.

Di momentum hari buruh 1 Mei 2021, dirinya berharap pemerintah maupun serikat-serikat buruh yang ada, khususnya di Sukabumi, tidak hanya memikirkan nasib pekerja formal saja.Tetapi juga nasib buruh informal seperti dirinya, pun nasib buruh pada sektor informal lainnya.

“Kami juga sama buruh, setiap hari buruh saya rasa tidak ada yang menyentuh atau memperjuangkan nasib kami,” keluhnya.

Di sisi lain, sambung Rendi, pemerintah terus gembar gembor memberikan bantuan untuk masyarakat, termasuk batuan untuk UMKM, nyatanya dirinya mengaku, meski sudah mengajukan ke kelurahan agar mendapatkan bantuan sampai kini tidak ada dan hanya angin segar saja.

“Sempat mengajukan ke kelurahan, tetapi sampai sekarang belum ada kabar. Dicek melaui online juga tidak ada. Mudah-mudahan di hari buruh, pemerintah maupun sarikat-sarikat buruh, dapat melirik dan memperjuangkan nasib kami,” tandasnya. (garis/radarsukabumi.com)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *