KOTA SUKABUMI

Harga Daging Sapi Masih Tinggi

×

Harga Daging Sapi Masih Tinggi

Sebarkan artikel ini

“Penyebabnya, karena harga satuan sapinya mahal. Akibat tingginya permintaan masyarakat terhdap hewan qurban. Agar tidak melambung tinggi harga daging sapi di pasaran, kita imbangi dengan daging beku yang harganya Rp80.000 ribu/Kgnya,” terangnya.

Disamping harga daging sapi yang mengalami kenaikan, lanjut Wahyu, harga bawang putih juga terkoreksi mengalami kenaikan sampai 9 persen dari harga yang sebelumnnya.

Bank bjb Tandamata

Artinya, dari harga semula sekitar Rp22 ribu per Kg, sekarang menjadi Rp24 ribu Kg.

“Karena permintaan akan komoditi ini meningkat, otomatis mengakibatkan harga juga terkoreksi naik. Tapi, ini menjadi hal yang wajar dan nanati juga akan kembali setabil,” katanya.

Disamping dua komoditas yang mengalami kenaikan, kata Wahyu, ada komoditas sayuran juga yang mengalami penurunan. yakni komoditas harga cabe rawit merah.

Pasalnya, harga cebe rawit itu sebelumnnya sebesar Rp28 ribu per Kg, sekarang menjadi Rp24 ribu per Kg. Hal ini lantaran komoditas cabe itu mengalami peningkatan pasokan di pasaran dari para petani.

“Jadi, semua harga itu pluktuatif. Artinya bisa terus berubah akibat faktor keberadaan setok dan tingginya permintaan. Kalau untuk komoditas lainnya, sejauh ini harganya masih setabil dan ketersediaan setok juga masih banyak,” paparnya.

Sementara itu hasil monitoring di pasar, untuk berbagai harga Sembako.
– Beras ciherang Rp9600 per kg
– IR 64 Rp9200 per Kg
– Daging ayam broiler Rp33 ribu per Kg
– Ayam kampung Rp50 ribu per ekor
– Telor ayam negri Rp22 ribu per Kg
– Telor ayam kampung Rp1500 per butir
– Telor bebek Rp2300 per butir
– Cabe TW Rp22 ribu per Kg
– Cabe lokal Rp50 ribu per kg
– Cabe keriting Rp20 ribu pe Kg
– Cabe rawit hijau Rp18 ribu per Kg
– Cabe rawit merah Rp24 ribu per Kg