KOTA SUKABUMI

Harga Cabai di Kota Sukabumi Turun, Pasokan Melimpah Jadi Pemicu

×

Harga Cabai di Kota Sukabumi Turun, Pasokan Melimpah Jadi Pemicu

Sebarkan artikel ini
BERJUALAN: Sejumlah pedagang saat melakukan jualan di pasar tradisional Kota Sukabumi, Rabu (21/5).

SUKABUMI – Dalam sepekan terakhir, sejumlah harga komoditas cabai di Pasar Gudang dan Pasar Pelita Kota Sukabumi mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunan harga ini, dipengaruhi melimpahnya pasokan dari distributor seiring dengan masuknya musim panen petani cabai.

Berdasarkan data dari Dinas Koperasi, Usaha Mikro, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, harga cabai merah besar TW turun dari Rp35.000 menjadi Rp30.000 per kilogram, cabai besar hijau dari Rp25.000 menjadi Rp20.000 per kilogram, cabai merah keriting dari Rp40.000 menjadi Rp35.000 per kilogram, dan cabai rawit merah dari Rp40.000 menjadi Rp30.000 per kilogram. Sementara itu, cabai rawit hijau justru mengalami kenaikan, dari Rp25.000 menjadi Rp30.000 per kilogram.

Bank bjb Tandamata

“Harga cabai mulai terpantau menurun sejak 14 Mei 2025. Namun untuk cabai merah keriting dan cabai rawit merah, saat ini terdapat fluktuasi harga, masing-masing mengalami kenaikan sebesar Rp5.000 per kilogram,” ujar Kepala Seksi Perdagangan Dalam Negeri, M Rifki kepada wartawan, Rabu (21/5).

Tidak hanya cabai, komoditas bawang merah juga menunjukkan penurunan harga. Dari sebelumnya Rp45.000 per kilogram kini menjadi Rp40.000 per kilogram. Rifki menjelaskan, penurunan harga tersebut juga disebabkan oleh meningkatnya pasokan akibat musim panen.

“Bawang merah pun mengalami koreksi harga karena pasokannya meningkat. Polanya sama dengan cabai, yakni dipengaruhi faktor panen yang memperbesar suplai di pasar,” jelasnya.

Sementara itu, untuk sejumlah bahan pokok penting (bapokting) lainnya, kondisi harga cenderung stabil. Harga beras berbagai jenis seperti Ciherang Cianjur I dan Ciherang Sukabumi masih berada di angka Rp13.600 per kilogram, sedangkan beras medium lokal dijual seharga Rp12.000 per kilogram.