“Karena tidak ada tempat bagi pelaku kejahatan seksual di dunia pendidikan. Saya akan bertindak tegas hingga melakukan pencopotan jabatan yang bersangkutan,” tegasnya.
Diketahui, kasus tersebut viral di media sosial setelah para siswa SMAN 3 Sukabumi menolak kembalinya oknum guru tersebut. Penolakan itu, dibuat dalam bentuk postingan di media sosial hingga poster. (bam/d)





