KOTA SUKABUMI

DPRD Kota Sukabumi Apresiasi Kebijakan Sumbangan ASN, Jangan Ada Pemotongan Gaji

RADAR SUKABUMI – DPRD Kota Sukabumi sangat mengapresiasi para ASN yang akan menyumbangan sebagian penghasilannya untuk penanganan kasus Covid -19 di lingkungan Kota Sukabumi.

Apalagi informasinya itu didasari atas kesepakatan bersama para ASN.

“Ya kalau dewan tidak ada masalah, asal jangan ada kata pemotongan. Kalau kata pemotongan artinya ada pemaksaan, kami tidak setuju. Tapi ini atas dasar hasil musyawarah,” ujar Ketua DPRD Kota Sukabumi, Kamal Suherman usai rapat dengan Sekda Kota Sukabumi, Dida Sembada di DPRD Kota Sukabumi, kamis (2/4).

Apalagi kata Kamal sumbangan para ASN itu memang langsung untuk kepentingan masyarakat Kota Sukabumi. Untuk itu, hal tersebut patut mendapatkan apresiasi atas kebijakan tersebut.

Kami mengaku, DPRD Kota Sukabumi oun tidak mau kalah bersaing untuk kepentingan masyarakat. Untuk itu, dalam waktu dekat ini akan melakukan pembahasan bersama anggota Dewan lainnya terkait sumbangan dari DPRD. “Dewan juga harus begitu, tapi kita akan bicarakan, jangan ketinggalan dong,” ungkap Kamal.

Sementara itu kaitan dengan penanganan Covid -19 di Kota Sukabumi terang Kamal, wilayah Kota Sukabumi ini terbilang sudah masuk zona merah lantaran sudah ada yang positif.

Terlebih adanya beberapa korban virus corona di lingkungan Setukpa Lemdikpol yang tak lain berada di lingkungan warga Kecamatan Gunungpuyuh.

Meski pun saat ini kasus tersebut sudah ditangani intitusi yang bersangkutan, namun ada warga Kota Sukabumi di sekeliling lokasi pendidikan polisi itu. “Kan ada warga Kota Sukabumi di sekitarnya tetap harus diantisipasi oleh pemerintah,” katanya.

Informasi yang diterimanya sambung Kamal, pemerintah daerah sudah memberikan perhatian khusus kepada wilayah yang berada di Setukpa Lemdikpol. Bahkan Dinas Kesehatan sudah memeriksa ratusan warga sekitar.

“Harus ada perhatian khusus untuk wilayah sekitar, dikhawatirkan takut ada penularan,” ucapnya.

Kamal pun berpesan kepada masyarakat untuk tetap waspada jangan sampai menyepelekan informasi – informasi penangan dari pihak pemerintah. Apalagi pemerintah sudah membentuk gugus tugas. ” ikuti saja anjuran pemerintah , tetap siaga dan waspada,” pungkasnya. (Bal)

Tags
loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button