Fahmi menernagkan, pentingnya menghadapi milestone menuju Indonesia emas 2045. Terutama mempersiapkan generasi terbaik di masa depan. “Disiapkan IQ atau otak cerdas, fisik sehat, akhlak terpuji, dan taat beragama. Profil generasi hebat itu, salah satunya diupayakan melalui Genre,” terangnya.
Misalnya, melaksanakan agar semua terencana, jangan sampai ada pernikahan usia dini. Selain itu dalam menghadapi disrupsi pandemi, milenial, teknologi dan media yang harus diantisipasi.
“Pemilihan duta genre semangatnya anak muda di Sukabumi jadi pemuda produktif dan berprestasi sebagai generasu pelanjut. Selain itu, berperan mendorong upaya menciptakan remaja yang bebas narkoba, seks bebas, dan HIV/AIDS,” cetusnya.
Duta Genre diharapkan mampu memberikan sosialisasi dan edukasi untuk program percepatan penurunan stunting sampai 14 secara nasional. “Sehingga pencegahan stunting harus dimulai dari remaja karena remaja pastinya akan menjadi orang tua,” pungkasnya. (bam)






