Dinas P dan K Dorong Pengenalan Kearifan Lokal

  • Whatsapp

WARUDOYONG– Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi mendorong kearifan lokal agar masuk dalam muatan lokal (mulok) diseluruh jenjang pendidikan. Hal itu dilakukan, untuk mengenalkan kearifan lokal, kebudayaan dan kesenian kepada seluruh generasi penerus bangsa.

Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Sukabumi, Yemmi Yohanni menjelaskan, saat ini pencak silat telah masuk pada mulok. Kedepannya, untuk lebih mendorong pengenalan kearifan lokal di lingkungan pendidikan, pihaknya bakal mengusulkan beberapa kesenian.

“Ya, sekarang pencak silat sudah masuk mulok. Kenapa tidak, untuk melestarikan dan mengenalkan kearifan lokal kita usulkan saja menyanyi lagu sunda dan yang lainnya juga masuk pada mulok,” ungkapnya kepada Radar Sukabumi, kemarin (27/8).

Di tahun depan, lanjut Yemmi, pengenalan kearifan lokal bakal dilakuakan kepada anak usia dini hingga SMP. Sehingga, keasrian budaya dan kesenian dapat terus terjaga dari generasi ke genarasi.

“Jangan sampai, anak cucu kita khususnya pelajar tidak mengetahui karifan lokal kita. Dan ini, merupakan tanggung jawab kita bersama. Salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan pasanggiri yang melibatkan seluruh pelajar di Kota Sukabumi,” ujarnya.

Setelah dikenalkan dilingkungan pelajar, masih kata Yemmi, secara bertahap bakal dilakukan kepada masyarakat. Untuk itu dirinya meminta, keapda seluruh masyarakat untuk ikut terlibat dalam pelestarian kesenian dan kebudayaan di Kota Sukabumi.

“Ini merupakan tanggungjawab kita bersama, bukan hanya pemerintah. Apalagi saat ini, Kota Sukabumi sudah memiliki gedung kesenian yang bisa dijadikan pusat pengembangan kearifan lokal,” imbuhnya.

 

(cr15/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *