Culinary Night, Diskumindag Kota Sukabumi Klaim Omset UMKM Meningkat

ANTUSIAS: Sejumlah pengunjung saat mendatangi Culinary Night yang digelar Pemkot Sukabumi di Eks Terminal Sudirman, Kota Sukabumi, belum lama ini. FT: DOK/RADARSUKABUMI

SUKABUMI– Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan (Diskumindag) Kota Sukabumi, menyebutkan omset para pedagang mengalami peningkatan selama Culinary Night yang diselenggarakan selam tiga hari di Eks Terminal Sudirman.

Kepala Bidang Koperasi pada Diskumindag Kota Sukabumi, Agus Mulyana mengatakan, dari 25 tenan yang ada rata-rata per hari pelaku Usaha Kecil Menengah (UMKM) mendapatkan keuntungan sekitar 30 hingga 40 persen per harinya. “Ini baru pertama kali event kuliner malam di Kota Sukabumi. Tapi, Alhamdulillah memberikan dampak yang luar biasa,” kata Agus kepada wartawan, Jumat (1/12).

Bacaan Lainnya

Agus menjelaskan, perputaran uang sendiri hingga hari terakhir keseluruhanya mencapai Rp111 juta lebih. Dengan perputaranya per hari mencapai Rp31 juta lebih. “Sebenarnya, kalau dilihat perputaran uang setiap harinya alami flutuaktif, misalkan dihari pertama mencapai Rp31 juta lebih, kemudian di hari kedua sebesar Rp68 juta lebih, dan hari terakhir mampu di Rp11 juta lebih. Begitu juga dengan pendapatan setiap tenan per harinya berbeda, ada yang Rp500 ribu lebih, hingga Rp3 juta lebih,” jelasnya.

Adapun, pengunjung ke kuliner malam sekitar 3.000 lebih. Hal itu juga membuat, para pelaku UMKM berharap kegiatan seperti ini bisa dilakukan lebih, dan jumlah tenan juga bisa ditambah. “Para pelaku UMKM yang kemarin ikut di kuliner malam, kebanyakan mengajukan untuk digelar kembali. Ya, kalau bisa dijadikan agenda rutinan setiap tahunya,” bebernya.

Kendati demikian, sambung Agus, tidak dipungkiri dalam pelaksanaan UMKM kuliner malam yang digelar beberapa waktu lalu masih banyak kekurangan. Misalnya saja, toilet dan mushola. Hal itu tentunya menjadi bahan evaluasi kedepan jika memang kuliner malam akan kembali di gelar pada tahun depan. “Hasil evaluasi, kami mendapatkan keluhan terkait mushola, toilet dan jumlah tenan yang masih perlu ditambah. Mudah-mudahan tahun depan kita akan sempurnakan semua kekuranganya,” pungkasnya. (Bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *