BPBD Kota Sukabumi Petakan Titik Rawan Bencana

BPBD Kota Sukabumi
BPBD Kota Sukabumi, menggelar Rakor penguatan data dan mitigasi bencana yang melibatkan aparat wilayah di 33 kelurahan

SUKABUMI – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, menggelar rapat koordinasi (Rakor) penguatan data dan mitigasi bencana dengan melibatkan aparat wilayah di 33 kelurahan.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Sukabumi, Novian Rahmat Taupik mengatakan, Rakor ini selain pemetaan titik rawan bencana juga untuk mitigasi dan pencegahan bencana. “Kami juga menginginkan aparat di wilayah proaktif dan tanggap bencana,” kata Novian kepada wartawan, Kamis (19/1).

Lanjut Novian, BPBD Kota Sukabumi bersama Tim Tangguh, Tangkas dan Tanggap Bencana jemput bola ke lapangan melakukan pengecekan ke titik lokasi yang biasa terjadi bencana.

“Biasanya bencana terjadi seperti banjir genangan dan tanah longsor. Kemarin kami ke Kelurahan Cikundul, sering terjadi banjir akibat saluran air yang harus di normalisasi,” ujarnya.

Dalam rakor tersebut, Novian meminta kepada aparat di wilayah agar berkoordinasi dengan para RT, RW dan tokoh masyarakat, melakukan kegiatan pencegahan bencana. Misalnya saja, kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar dan saluran air.

“Insya Allah kalau masyarakat peduli lingkungan, tidak buang sampah sembarangan termasuk tidak membuang ke sungai, tidak akan terjadi banjir genangan,” ucapnya.

Ia menambahkan, Rakor pemetaan dan mitigasi bencana juga dilakukan dengan tujuan memberikan pemahaman ke aparat wilayah.

“Banyak pergantian aparat di wilayah, takutnya mereka belum tahu, ada tanggap bencana di wilayah yang sifatnya koordinasi dengan BPBD Kota Sukabumi,” tutupnya. (bam)

Pos terkait