BPBD Kota Sukabumi Minta Waspada Bencana Hidrometeorologi

BPBD Kota Sukabumi
Sejumlah personel BPBD Kota Sukabumi dan relawan saat melakukan evakuasi bencana pohon tumbang

SUKABUMI — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi, meminta agar warga dapat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana. Terlebih, saas ini intensitas curah hujan cukup tinggi sehingga rentan terjadi bencana alam.

Kalak BPBD Kota Sukabumi, Imran Wardhani mengatakan, saat musim hujan bencana alam sering terjadi di Kota Sukabumi seperti pada Sabtu (5/11) lalu, ada lima kali peristiwa bencana akibat intensitas curah hujan yang tinggi dan lama. Dampak dari bencana hidrometeorologi itu, mengakibatkan terjadinya pohon tumbang, dan beberapa rumah warga terendam banjir.

Bacaan Lainnya

“Peristiwa yang terjadi kemarin Sabtu itu, kami menerima lima laporan dari masyarakat akibat hujan yang terus mengguyur di wilayah Kota Sukabumi,” kata Imran kepada Radar Sukabumi, Senin (7/11).

Lanjut Imran, beberapa insiden tersebut diantaranya, sebuah tempat penahan tanah (TPT) selokan jebol dan rembesan air masuk ke dalam rumah warga di Jalan Pabuaran RT1/3, Kelurahan/Kecamatan Warudoyong, sehingga seluruh lantai keramik rusak.

“Bencana lainnya, sebuah pohon yang sudah tua atau lapuk tumbang di Jalan Siliwangi, Simpang RSUD R Syamsudin SH Kelurahan/Kecamatan Cikole dan pagar pembatas sebuah kos-kosan di Benteng Brunai, RT2/9 Kelurahan Benteng, Kecamatan Warudoyong, ambruk,” ujarnya.

Bencana lainnya, sambung Imran, beberapa ruangan rumah milik warga di Kampung Koleberes, RT1/16 Kelurahan Dayeuhluhur Kecamatan Warudoyong terendam banjir akibat atap rumah yang bocor.

“Selain itu, sebuah rumah warga di Jalan Tipar Gang Nakula RT5/1 Kelurahan Tipar, Kecamatan Citamiang karena bagian atapnya sudah lapuk sehingga roboh,” bebernya.

Kendati demikian, BPBD tidak menerima adanya laporan korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, warga mengalami kerugian materil yang saat ini masih dalam kajian. “Tidak ada korban, hanya kerugian materil. Untuk kondisi saat ini kami sudah melakukan pengecekan lokasi yang terdampak akibat peristiwa yang terjadi kemarin,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *