Bronjong—kawat anyaman yang diisi batu besar—dipasang untuk memperkuat struktur tebing dan menahan tekanan tanah serta aliran air. Menurut Novian, pemasangan ini merupakan bagian dari mitigasi bencana secara dini, sembari menunggu penanganan permanen dari instansi teknis terkait.
“Kami berharap langkah ini bisa mengurangi risiko longsor, terutama saat musim hujan atau cuaca ekstrem,” tambahnya.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada, khususnya yang tinggal di wilayah dengan kontur tanah labil atau dekat aliran sungai. Warga diminta segera melapor jika menemukan tanda-tanda potensi bencana.
“Melalui sinergi antara pemerintah dan masyarakat, kita bisa mencegah bencana sejak dini dan meningkatkan kesiapsiagaan bersama,” pungkas Novian.(bam/d)






