BNN Sukabumi Gaungkan Pencegahan Narkoba Lewat Sisi Religi

BNN Sukabumi
BNN Sukabumi menjalin kerjasama dengan MUI Kota Sukabumi dengan ditandai penandatangan kerjasama yang dilakukan di Gedung Pusat Kajian Islam Sukabumi, Rabu (19/7).

CIKOLE – Badan Narkotika Nasional (BNN) Sukabumi kembali menggaungkan upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di daerah, salah satunya di Kota Sukabumi dengan menggencarkan dengan menyasar sisi religi.

Hal ini ditandai dengan ditandatanganinya MoU antara BNN Sukabumi dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Sukabumi di Gedung Pusat Kajian Islam Sukabumi, Rabu (19/7).

Bacaan Lainnya

Kerjasama ini dalam bentuk Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). “BNN Sukabumi memegang Kota/ Kabupaten Sukabumi kali ini sudah MoU dengan MUI, “ujar Ketua BNN Sukabumi M Retno Daru Dewi, Rabu (19/7).

Kerjasama ini terang Retno, didasari semangat Indonesia sedang menghadapi perang melawan narkoba. Langkah ini tidak bisa ditangani sendiri oleh BNN.

Melainkan lanjut Retno, memerlukan keterlibaran seluruh stakeholder dan MUI salah satu stakeholder yang sangat kuat. Melalui Mou dengan MUI, maka akan bersama-sama perang melawan narkoba.

“Bentuknya bisa dengan imbauan dan khutbah di Jumatan atau melalui pendekatan ceramah agama, “ungkap Retno. Intinya bagaimana para umatnya memiliki ketahanan dalam menghadapi ancaman dari bahaya narkoba.

Retno menuturkan, Sukabumi dengan visi misi kota religi diharapkan ada terobosan dalam menghadapi pecandu narkoba dari sisi religi.

“Lewat Mou ini menunjukkan pendekatan secara agama sangat penting, “katanya.

Di sisi lain Retno menuturkan, tren kasus penyalahgunaan narkoba selalu naik. Kondisi ini karena semakin giat melakukan penindakan maka semakin banyak yang tertangkep karena seperti fenomena gunung es. “Ada stigma pakai narkoba malu, padahal harus mau rangkul dan bisa terapi,” ungkap dia Retno.

Ia menuturkan, kasus penyalahgunaan narkoba pads 2023 yang dilakukan tim asesment terpadu sudah delapan kasus dan ada penyelidikan lima kasus dan sidik sampai P21 ada satu kasus.

Ketua MUI Kota Sukabumi, KH Aab Abdullah menyambut baik adanya kerjasama dengan BNN Sukabumi. Harapannya kerjasama ini mampu mencegah peredaran narkoba di tengah masyarakat.

MUI Kota Sukabumi kata KH Aab siap memberikan dukungan dalam pendekatan religius. Sehingga generasi muda dapat terselamatkan dari penyalahgunaan narkoba. (*)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *