Bobby juga mengajak ASN menjadikan pelatihan ini sebagai momentum introspeksi. Di tengah derasnya arus media sosial, setiap pernyataan pemerintah bisa menjadi bahan tafsir publik. Karena itu, narasi kebijakan harus jelas, mudah dipahami, dan tidak defensif.
Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Sukabumi, Taufik Hidayah, menyebut pelatihan ini sebagai bagian dari pengembangan kompetensi ASN sesuai regulasi nasional. Namun, esensinya jauh lebih dalam. “Komunikasi publik kini bukan pelengkap, tapi jantung dari pelayanan publik yang baik,” ujarnya singkat.(bam/d)






