Antisipasi Korsleting, Warga Sukabumi Diminta Gunakan Kabel Kawat Tunggal

  • Whatsapp
Sejumlah petugas Damkar Kota Sukabumi saat berupaya melakukan pemadaman api yang melalap rumah warga di wilayah kerjanya, beberapa waktu lalu.

SUKABUMI — Unit Pemadam Kebakaran (Damkar) pada Satpol PP Kota Sukabumi, meminta warga untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran yang diakibatkan terjadinya koorsleting listrik. Pasalnya, sejauh ini penyebab kebakaran didominasi akibat arus pendik listrik sehingga menimbulkan percikan api hingga membakar rumah.

Kasi Pemberdayaan dan Pembinaan Masyarakat Unit Damkar Kota Sukabumi, Kurnia mengatakan, Unit Damkar Kota Sukabumi bakal menggencarkan sosialisasi untuk meminimalisir terjadinya kebakaran yang salah satunya diakibatkan koorsleting listrik.

Bacaan Lainnya

“Karena memang selama ini kebakaran banyak diakibatkan arus pendek listrik, karena itu kami berencana melakukan sosialisasi di setiap kecamatan dan keluarahan untuk meminimalisir insiden tersebut,” kata Kurnia kepada Radar Sukabumi, Senin (1/3).

Dengan banyaknya kebakaran akibat koorsleting listrik ini, lanjut Kurnia, lantaran masyarakat banyak yang menggunakan kambel rambut yang tentunya tidak akan bertahan lama dan rentan terjadi kebojoran listrik.

“Sebab itu, kami meminta masyarakat untuk mendeteksi secara dini potensi kebakaran di masing-masing rumahnya.

Salah satunya dengan cara mengganti semua kabel dengan yang lebih layak jangan sampai menggunakan kabel rambut,” ujarnya.

Pihaknya menyarankan, untuk menggunakan kabel kawat tunggal yang kekuatannya lebih layak dan kecil kemungkinan terjadi arus pendek listrik yang bisa menimbulkan kebakaran.

“Dengan begitu, kami yakin kebakaran yang diakibatkan koorsleting listrik dapat diminimalisir dengan cara mengganti kabel dengan yang lebih layak,” pungkasnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *