KOTA SUKABUMI

Angka Harapan Sembuh dari Covid-19 di Kota Sukabumi Tinggi

×

Angka Harapan Sembuh dari Covid-19 di Kota Sukabumi Tinggi

Sebarkan artikel ini
Juru Bicara Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dr Wahyu Handriana

RADAR SUKABUMI – Angka harapan sembuh dari Covid-19 di Kota Sukabumi rupanya sangat tinggi. Faktanya, hingga saat ini jumlah pasien yang terkonfirmasi positif yang telah dinyatakan sembuh sebanyak 20 pasien.

jika dilihat dari total kasus posistif sebanyak 42 pasien, nyaris setengah dari orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 sembuh.

Bank bjb Tandamata

Juru Bicara Media Center Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, dr Wahyu Handriana mengungkapkan, para pasien yang dinyatakan sembuh atau berubah status menjadi negatif tersebut setelah melalui tes swab PCR.

“Ya, mereka (pasien sembuh,red) telah menjalani tes swab kedua dan dinyatakan negatif, maka pasien diperbolehkan pulang namun tetap menjalani istirahat atau karantina mandiri selama 14 hari dirumahya masing-masing,” jelas Wahyu, Sabtu (25).

Dari 20 pasien konfirmasi yang dinyatakan sembuh, 7 diantaranya laki-laki dan 13 wanita. Sedangkan, jika berdasarkan domisili, 18 orang berasal dari Kecamatan Gunungpuyuh, 1 orang dari Kecamatan Cikole, dan 1 orang dari Kecamatan Citamiang.

“Seluruh pasien yang sembuh itu memang kondisi awalnya rata-rata orang tanpa gejala, sehingga pasca menjalani isolasi kondisinya terus membaik hingga sembuh,” ujarnya.

Selain itu, Wahyu menyebut covid-19 itu self limiting disease. Artinya, sembuh dengan sendiri, tergantung daya tahan tubuh.

“Jadi bisa dibilang 20 orang yang sembuh ini memiliki daya tahan tubuh yang kuat dan tidak memiliki penyakit penyerta,” sebutnya.

Selama menjalani isolasi di RSUD R Syamsudin SH dan RS Setukpa selama rata-rata 14 hari,20 pasien sembuh tersebut diisolasi tanpa menggunakan alat bantu.

“Mereka diberi suplemen setiap hari, asupan gizi yang cukup, dan vitamin C dosis tinggi setiap hari. Ada juga yang memang jarang bermain gadget. Mereka harus isolasi lagi di rumah 14 hari,” pungkasnya. (upi/t)