41 Kali Si Jago Merah Ngamuk di Kota Sukabumi, Januari hingga Desember 2022

Pasar Cimol yang berada di di Pasar Lettu Bakri Kota Sukabumi terbakar
KEBAKARAN : Pasar Cimol yang berada di di Pasar Lettu Bakri, Kota Sukabumi terbakar, Sabtu (3/09/2022).

SUKABUMI – Angka kasus kebakaran di Kota Sukabumi masih tinggi. Bagai mana tidak, dari data yang tercatat Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran, sepanjang Januari hingga Desember 2022 terdapat sebanyak 41 kejadian. Kendati tidak menelan korban jiwa, namun kerugian disinyalir mencapai sekitar Rp2,5 miliar.

Kabdi Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Dinas Satpol PP dan Pemadam Kebakaran Kota Sukabumi, Sudrajat mengatakan, kasus kebakaran terjadi paling tinggi di Kecamatan Warudoyong dan sisanya hampir merata di setiap kecamatan.

Bacaan Lainnya

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut hanya saja kerugian ditaksir sekitar Rp2,5 miliar,” kata Sudrajat kepada Radar Sukabumi, Selasa (3/1).

Lanjut Sudrajat, adapun kasus kebakaran terbesar terjadi pada September lalu yakni, terjadi di Pasar Lettu Bakri. Akibatnya, ratusan lapak dan puluhan toko ludes terbakar.

“Paling besar diantara dua tahun ini pasar itu (Pasar Lettu Bakri). Kerugian kita tidak bisa menghitung karena lahan pokok dan dagangannya berbeda, ada berbagai macam dagangan,” bebernya.

Sudrajat menyebutkan, penyebab kasus kebakaran sejauh ini masih didominasi adanya korsleting listrik sehingga menimbulkan percikan api hingga terjadi kebakaran.

“Penyebabnya masih korsleting listrik, meskipun ada sebagian diakibatkan tungku api yang lupa dipadamkan pemilik,” cetusnya.

Damkar Kota Sukabumi, tidak hentinya menghimbau kepada warga agar tetap waspada dengan potensi bekabaran yang dapat terjadi kapan saja.

“Kami minta masyarakat selalu waspada dan jangan lupa mematikan kompor maupun tungku api saat hendak meninggalkan rumah,” tutupnya. (bam)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *