Habis Makan tapi Masih Lapar? Itu Bahaya Loh

  • Whatsapp

RADARSUKABUMI.com – Setiap orang pasti akan merasa kelaparan jika dirinya belum makan seharian. Namun, tak sedikit pula orang yang masih merasa lapar meski baru saja makan. Apakah Anda salah satunya?

Jika ya, Anda sebaiknya berhati-hati. Pasalnya, perasaan masih lapar setelah makan dapat menjadi tanda dari adanya kondisi kesehatan tertentu.

Bacaan Lainnya

Berikut ini adalah beberapa penyebab sering lapar yang mungkin saja Anda alami tanpa disadari.

1. Stres

Stres membuat kadar hormon serotonin di dalam tubuh menipis. Hal ini dapat mencetuskan perasaan lapar, meski sebenarnya Anda tidak benar-benar lapar.

Kondisi ini pula yang menjadi salah satu alasan mengapa orang yang stres cenderung ingin makan secara terus-menerus.

2. Kurang Tidur

Kurang tidur dapat memicu tubuh untuk memproduksi hormon ghrelin, yang berfungsi menstimulasi keinginan untuk makan sesuatu.

Selain itu, kurang tidur juga dapat membuat produksi hormon leptin berkurang. Padahal, hormon leptin bertugas untuk mengirimkan perasaan kenyang ke otak.

Jika produksi hormon leptin terganggu, perasaan masih lapar setelah makan bisa saja terjadi.

3. Efek Samping Obat-obatan

Obat-obatan tertentu dapat menyebabkan Anda terus merasa lapar. Salah satu contoh obat yang dimaksud adalah golongan antidepresan.

Jadi, bila tengah menjalani pengobatan menggunakan antidepresan, perasaan lapar setelah makan bisa saja terus dialami.

4. Dehidrasi

Menurut seorang ahli dari American Academy of Nutrition and Dietetics, Alissa Rumsey, RD, dehidrasi bisa menyebabkan timbulnya rasa lapar meski Anda sudah makan.

Terkadang tubuh salah mengartikan rasa haus menjadi lapar. Akhirnya, Anda menjadi terus makan padahal tubuh sebenarnya kekurangan cairan.

5. Terlalu Banyak Karbohidrat Sederhana

Karbohidrat sederhana dapat membuat Anda sering merasa lapar, meski sebenarnya sudah cukup makan.

Kondisi ini terjadi karena karbohidrat sederhana dapat meningkatkan kadar gula darah dengan cepat dan juga menurunkannya dengan cepat.

6. Diet Ketat

Orang yang melakukan diet dengan cara membatasi kalori secara berlebihan akan sering merasa lapar sepanjang hari.

Pasalnya, pasokan kalori yang terlalu sedikit membuat tubuh meningkatkan produksi hormon ghrelin sehingga Anda akan selalu merasa ingin makan sesuatu.

7. Menopause

Menopause menyebabkan perubahan hormon dalam tubuh wanita. Beberapa penelitian mengatakan bahwa kondisi tersebut membuat wanita berisiko lebih tinggi untuk mengalami kenaikan berat badan lantaran keinginan makan yang cenderung tidak bisa dikontrol.

8. Konsumsi Minuman Alkohol

Banyak mengonsumsi minuman beralkohol dapat membuat Anda sering merasa lapar.

Menurut penelitian, hal ini terjadi karena alkohol memengaruhi sinyal lapar di otak.

Temuan tersebut didukung oleh penelitian lainnya. Para peneliti melaporkan bahwa orang yang mengonsumsi alkohol sebelum makan menjadi lebih sensitif terhadap aroma dari makanan sehingga mereka makan lebih banyak dari biasanya.

9. Diabetes Melitus

Selalu merasa lapar meski sudah cukup makan juga dapat menjadi tanda dari adanya penyakit diabetes melitus tipe 2.

Hal ini terjadi karena penyakit tersebut membuat gula darah (glukosa) tidak dapat masuk ke dalam sel.

Sebagai akibatnya, gula tidak dapat digunakan oleh sel menjadi sumber energi. Karena itu, penderita diabetes akan sering merasa lapar dan cepat lelah.

Perut terasa kosong padahal sudah makan yang terjadi akibat diabetes melitus biasanya akan disertai dengan hadirnya gejala-gejala berikut ini.

  • Sering haus.
  • Sering berkemih.
  • Penurunan berat badan yang signifikan.
  • Luka yang sulit sembuh.

Jika Anda mendapati adanya keluhan-keluhan di atas, jangan tunda untuk segera memeriksakan diri ke dokter untuk dievaluasi dan diberikan pengobatan.

10. Hipertiroid

Sudah makan tapi masih lapar juga bisa terjadi akibat adanya penyakit hipertiroid. Kondisi ini terjadi karena kelenjar tiroid yang bertugas mengatur metabolisme tubuh bekerja dengan sangat cepat.

  • Keluhan sering merasa lapar meski sudah makan yang terjadi akibat hipertiroid biasanya akan disertai dengan kondisi berikut ini.
  • Leher menjadi bengkak.
  • Penurunan berat badan.
  • Cepat marah.
  • Sering buang air kecil
  • Mudah berkeringat.
  • Merasa sering kepanasan.

Jika Anda merasa memiliki gejala seperti di atas, segera konsultasikan kepada dokter untuk dilakukan evaluasi dan mendapatkan penanganan lebih lanjut.(klikdokter)

Pos terkait

loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *