Yayasan Volume Escape Indonesia Gelar Teater Berjudul Suara-Suara Pabrik

Yayasan Volume Escape Indonesia

SUKABUMI – Yayasan Volume Escape Indonesia mengadakan pertunjukan teater dengan judul Suara-suara Pabrik karya sutradara Achmad Dayari.

Kegiatan tersebut dihelat selama tiga hari, dari tanggal 26-28 November 2021 di Artsee Hall Foodstep Café di jalan Siliwangi No. 244/81 Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Aday Dayari, sapaan akrab Achmad Dayari menjelaskan, teater tersebut tercipta dilatar belakangi dengan banyaknya perusahaan industri di Kabupaten sukabumi dengan berbagai problematika industri yang memberikan dampak pada perkembangan sosial, pendidikan dan kesejahteraan masyarkat.

Bekerjasama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI atau Kemendikbudsirtek Direktorat Jenderal Kebudayaan dalam program Fasilitasi Bidang Kebudayaan 2021 tercetuslah teater pertunjukan tersebut.

“Inisiasi pertunjukan yang berjudul suara-suara pabrik ini karena kami yang tinggal di Cicurug adalah orang-orang yang setiap hari bertemu dengan pabrik, lalu setiap hari melihat saudara-saudara kami yang bekerja di pabrik ini menjadi inpirasi saya pribadi. B

agaimana saya ingin mengangkat bahwa saudara-saudara kami khususnya perempuan mereka adalah pahlawan-pahlawan luar biasa yang rela berjuang untuk keluarganya dengan lelahnya dengan tenaganya, namun kadang juga ada hal-hal miris yang terjadi diantara mereka itu,” ujar Aday Dayari kepada Radar Sukabumi.

Sementara itu Direktur Yayasan Volume Escape Indonesia Daniel Iskandar menambahkan, teater kali ini melibatkan semua tim produksi mulai dari aktor, musik dan tim sekitar 60 orang yang terlibat. Adapun untuk pengunjung dibatasi hanya sekitar 25 orang untuk undangan saja.

“Untuk target kami sebetulnya ingin mengangkat sisi lain dari seorang wanita yang bekerja di pabrik agar masyarakat disekitar kami tidak lagi menganggap seorang wanita di pabrik ini adalah Wanita biasa namun wanita-wanita luar biasa dan kami berharap setelah teater ini terselenggara bisa memberi motivasi buat kaum wanita lainnya terutama yang bekerja dipabrik,” katanya.

Dengan pertunjukan teater ini, imbuhnya, diharapakan para pekerja wanita yang bekerja di pabrik tidak lagi merasa dikucilkan dan dipandang sebelah mata. “Bahwa meraka adalah pahlawan yang sesungguhnya.

Tingginya antusiasme penonton yang sangat bagus, kedepannya Yayasan volume Escape Indonesia akan mengadakan lagi teater-teater seperti ini.

“Hadirnya teater ini semoga dapat memberikan kontribusi kepada masyarakat dengan cara memeberikan cerita-cerita yang ada di masyarakat,” harapnya. (*)


Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *