Waspada, Pengamanan Pantai Palabuhanratu Sukabumi Ditingkatkan, Satpol Airud Ungkap Penyebabnya

Wisata Sukabumi
MENGAWASI : Personel Satpolairud Polres Sukabumi saat menghimbau wisatawan. (Foto : ist)

SUKABUMI — Menjelang libur natal dan tahun baru, pengawasan dan pengamanan di kawasan objek wisata Pantai Ciletuh – Palabuhanratu Unesco Global Geopark (CPUGGp), Kabupaten Sukabumi, selalu ramai dikunjungi wisatawan saat libur akhir pekan ataupun libur panjang.

Dengan kondisi tersebut, tidak jarang dengan ombak yang selalu berubah ubah tidak sedikit wisatawan yang menjadi korban terseret arus hingga meninggal dunia, namun juga tidak sedikit yang berhasil diselamatkan.

Bacaan Lainnya

Untuk itu, guna mengantisipasi korban jiwa, Satpol Airud (Satuan Polisi Air dan Udara) Polres Sukabumi siapkan skema pengamanan disejumlah titik objek wisata pantai yang selama ini rawan terjadi kecelakaan laut.

Kasat Polair AKP Tenda Sukendar mengatakan, telah menyiapkan konsep untuk pengamanan Nataru (Natal dan Tahun baru) nanti, yakni dengan memperkuat pengamanan bersama unsur unsur terkait yang selama ini telah terjalin atau bermitra dengan pos Angkatan Laut (AL), Basarnas, Balawista dan unsur potensi Sar lainnya.

“Iya jelang Nataru ini, saya sudah siapkan konsep untuk menggiatkan pengamanan ditempat tempat atau kantong kantong wisata pantai,” ungkap Tenda. Minggu, (4/12) kepada Radar Sukabumi.

“Intinya kita akan mengedepankan tindakan Prefentif dan Preentif, kita himbauan kepada wisatawan wisatawan ataupun masyarakat yang ada disekitar pantai, karena itu senjata paling ampuh, lebih baik mencegah dari pada mengadakan pertolongan,” sambungnya.

Adapun tindakan lain, kata Tenda yakni tindakan Preentif akan menempatkan para personel Satpol Airud di 20 titik lokasi pantai yang ada di sepanjang pantai Kabupaten Sukabumi mulai dari Ujung Genteng hingga Pantai Cisolok perbatasan dengan Banten.

“Dari 20 titik kita punya blank spot laka laut mengacu kepada kejadian kemarin pada libur lebaran, jadi kejadian itu ada beberapa titik, yang pertama itu pantai Citepus kita akan pertebal disitu, Karang Hawu juga kita akan pertebal, dan di Pantai Istiqomah rawan terjadi laka laut juga kita akan pertebal di titik titik itu,” jelasnya.

Namun, pihaknya juga tidak akan mengesampingkan lokasi lokasi wisata pantai lainnya selain lokasi yang telah disebutkannya diatas.

“Lokasi yang lain juga tidak di kesampingkan, kita akan tetap dijaga, yang akan dipertibal di tiga titik lokasi tadi,” jelasnya.

Langkah lain yang akan dilakukan, kata Tenda lagi, telah melakukan upaya himbauan kepada para pemilik wahana permainan di kawasan objek wisata pantai, salah satunya wahana Banana Boat di Pantai Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu.

“Kemarin jauh jauh hari kita panggil pengelolanya untuk menyiapkan safetynya, jadi setiap ada permainan laut saya tegaskan harus ada pengamanannya, baik itu yang membawanya ataupun life guard yang ada di sekitar pantai,” terangnya.

Pos terkait