“Nah, pukul 12:00 WIB kegiatan pemeriksaan yang mengalami keracunan oleh tim medis, selesai. Iya, seluruh anak-anak yang keracunan dijemput oleh orang tuanya masing-masing,” imbuhnya.
Pihaknya menambahkan, berdasarkan pemeriksaan sementara, kemungkinan keracunan ini terjadi diakibatkan oleh makanan ringan produk Cina yang marak beredar di warung-warung.
“Iya, katanya produk makanan itu lagi ramai di warung-warung. Tadi juga, pemilik warungnya sudah datang ke sekolah dan dimintai juga keterangan oleh petugas,” paparnya.
Pemerintah Kecamatan Sukaraja sudah mengambil sample makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan massal ini, untuk diserahkan ke pihak Puskesmas.
“Informasinya, sample makanan ringan tersebut sudah dibawa ke Dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi untuk di cek di BPOM. Iya, karena saya lihat juga diproduk itu tidak ada logo sertifikat hallal-nya. Sementara, untuk perkembangan anak terkait kondisi kesehatannya, sudah berangsur membaik. Tapi, tetap kita pantau bersama tim medis,” pungkasnya. (den/d)






