Sementara itu, Camat Gunungguruh Erry Erstanto mengatakan, pelaksanaan shalat Istisqo yang dilakukan secara serentak di wilayah Kecamatan Gunungguruh ini, merupakan tindak lanjut instruksi dari Bupati Sukabumi Nomor 8 tahun 2018, tentang Pelaksanaan Shalat Istisqa secara serempak di wilayah Kabupaten Sukabumi.
“Untuk itu, kami melakukan sholat Istisqo untuk menyikapi musim kemarau panjang yang saat ini melanda wilayah Sukabumi,” katanya.
Selama dua bulan terakhir, ujar Erry, sebagian wilayah di Kecamatan Gunungguruh mengalami kekeringan, akibat curah hujan yang menurun. Tidak adanya hujan menyebabkan volume air di setiap sungai, mata air dan sumur yang ada di setiap rumah penduduk mengalami penyusutan.
Sehingga bantuan dari pemerintah daerah melalui BPBD Kabupaten Sukabumi terpaksa menyalurkan bantuan air bersih secara bergilir.
“Warga Desa Gunungguruh yang beragama Islam mempercayai, bahwa dengan ibadah shalat Istisqo, dapat mampu mendatangkan hujan. Sebab, mau kepada siapa lagi bisa meminta kalau bukan kepada Allah SWT,” pungkasnya.
(cr13/d)



