Sementara terkait dengan adanya volume yang dikurangi, ia mengaku bahwa pihak pelaksana pembangunan jalan tidak mengurangi volume. Karena, secara perencanaan panjang pembangunan jalan lingkungan di wilayah tersebut, di angka 620 meter. Sementara, saat ini mereka membangun di angka 750 meter dengan lebar 2 meter.
“Artinya kan panjangnya dipertambah, karena kalau misalkan kita dibangun dengan 2,5 meter, itu dikhawatirkan juga nanti alat beratnya juga jadi tidak bisa jalan gitu, karena status tanahnya yang gembur dan sempit. Iya, tanah yang dibangun jalan itu bekas lahan pesawahan,” timpalnya.
Untuk itu, dalam waktu dekat ini ia berjanji akan segera melakukan kembali perbaikan sebaik mungkin di ruas jalan lingkungan yang baru dibangun tersebut. “Iya, kita akan perbaiki secepatnya. 2 atau 3 hari ke depan lah mungkin sudah bisa diperbaiki,” imbuhnya.
Selain itu, pasca viralnya video tersebut pihaknya juga mengaku sudah melakukan komunikasi bersama warga dan kepala desa setempat. Bahkan, sebelum melakukan kegiatan pengaspalan jalan tersebut, ia telah membangun komunikasi dengan warga. Terlebih lagi, para pekerja untuk membangun jalan lingkungan di wilayah tersebut, juga menggunakan masyarakat setempat.
“Saya berdayakan juga masyarakat di situ, sampai antusias masyarakat di situ luar biasa gitu kan, ada syukuran makan-makan segala macam sudah difasilitasi,” pungkasnya. (Den)






