“Alhamdulillah, mudah-mudahan saja setelah dievakuasi tidak ada lagi sarang tawon ini, soalnya anak-anak juga ketakutan setiap harinya,” imbuhnya.
Sementara itu, relawan BPBD Kecamatan Cisaat, Imam Ismail menambahkan, sarang tawon ini bakal dievakuasi karena memang sangat membahayakan. Namun pelaksanaannya harus malam hari, karena cukup berbahaya lantaran serangga jenis ini cukup sensitif.
“Jika tersengat, efeknya cukup luar biasa bahkan bisa membahayakan. Alhamdulillah sudah berhasil dievakuasi,” tambahnya.
(Cr15/d)





