KABUPATEN SUKABUMI

SMK Nuurul Bayan Kembali Bantu Korban Gempa Kalapanunggal

×

SMK Nuurul Bayan Kembali Bantu Korban Gempa Kalapanunggal

Sebarkan artikel ini
MENYALURKAN : Kepala Sekolah SMK Nuurul Bayan H Deden Saepudin saat menyalurkan bantuan yang diterima langsung oleh Kepala Desa dan pihak kepolisian setempat.

SUKABUMI — Gempa di Kalapanunggal dan sekitarnya yang terjadi pada Selasa petang 10 Maret 2020 pukul 17,18 WIB beberapa waktu lalu mengundang simpati kalangan masyarakat, tak terkecuali masyarakat yang ada disekitar lokasi. Salah satunya keluarga besar SMK Nuurul Bayan yang secara sukarela membantu korban gempa di dua Kecamatan dengan menggalang bantuan.

Kepala Sekolah SMK Nuurul Bayan H Deden Saepudin mengatakan, sebelumnya SMK Nuurul Bayan sudah melakukan peninjauan ke lokasi, berdasarkan laporan ada beberapa rumah yang jumlahnya mencapai ratusan yang terdampak termasuk rumah murid SMK Nuurul Bayan. Untuk itu atas dasar kemanusiaan SMK Nuurul bayan menggalang dana untuk kemudian diserahkan kepada korban gempa.

Bank bjb Tandamata

“Hari ini, kami sudah melakukan penggalangan dana dari anak-anak dan guru-guru serta orang tua murid termasuk warga sekitar, hasilnya penggalangan dana yang jumlahnya mencapai Rp7 Juta sudah kami distribusikan ke korban bencana, “jelas H Deden kepada Radar Sukabumi, (15/03).

Sabtu kemarin (14/03), pihaknya menyalurkan bantuan dalam bentuk sembako yang terdiri dari 15 karung beras 25kg, 20 dus Mie Instan dan 20 Air Minelar serta dengan uang Rp4 juta yang disalurkan. Tak hanya berhenti disana, pada hari Senin (hari ini red) dan Selasa direncanakan bantuan kembali akan disalurkan ke dua desa terdampak yakni Desa Pulosari dan Walangsari.

“Selain di Kecamatan Kalapanunggal juga kami akan memberikan bantuan sesuai kemampuan ke Kecamatan Kalapanunggal, “terangnya.
Lebih lanjut dirinya mengatakan, tercatat ada 13 murid SMK Nuurul bayan yang secara langsung mendapatkan perhatian khusus untuk diberikan bantuan. Bahkan, pihak sekolah secara khusus akan mendatangi satu persatu rumah siswa tersebut untuk diberikan bantuan.

” Selain penggalangan dana dirinya juga melakukan istigosah dan doa bersama untuk para korban yang terdampak. Khusus untuk keluarga besar SMK Nuurul Bayan ada satu muridnya atas nama Andi yang rumahnya rusak tak tersisa. “Kami sudah melihat kondisi rumah dan menjenguk korban, alhamdulilah selamat, semoga korban bisa melakukan aktifitas belajar seperti sedia kala. (bam/adv/d)