Adapun para pengunjung yang datang, kata Rahmat, berdasarkan hasil pengamatan dari nomor polisi kendraaan serta tanya jawab, didominasi datang dari luar kota kabupaten Sukabumi seperti dari Bogor, Jakarta, Cianjur bahkan dari Bandung.
“Saya tanya-tanya juga ke mereka, sambil menghimbau kalau mau berenang jangan terlalu tengah, karena ombaknya bisa berubah ubah, takut arus bawahnya kencang. Kalau masalah harga di sini alhamdulillah terjangkau gak ada lonjakan, jadi gak ada istilah menaikan harga saat wisata ramai,” tandasnya. (ndi/d)






