Sampah Jarang Diangkut, Warga Citepus-Cikakak Mengeluh

  • Whatsapp
sampah citepus
Tumpukan sampah yang berserakan di TPSS tumpah ke bahu Jalan Nasional Citepus-Cikakak lantaran jarang diangkut oleh petugas.

SUKABUMI – Warga mengeluhkan sejumlah tempat pembuangan sampah sementara (TPSS) di bahu ruas jalan nasional Citepus – Cikakak Kabupaten Sukabumi.

Sampah-sampah di TPSS tersebut sering penuh hingga tumpah ke bahu jalan. Jika terlalu lama dibiarkan sampah tersebut menimbulkan bau yang menyengat dan jika hujan terbawa air dan dikhawatirkan menyebabkan banjir.

Bacaan Lainnya

Pantauan Radar Sukabumi, sepanjang jalan protokol tersebut terdapat dua TPSS. Yaitu di Desa Citepus samping Waterfark dan Desa Cikakak di depan Hotel Cempaka Ratu. Sampah di dua TPSS itu acap kali berserakan.

Dena Miharja, warga kampung Citepus RT 01/14 Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi mengatakan, tumpukan sampah di TPSS itu mengakibatkan lingkungan sekitar lokasi terlihat kumuh, bahkan mengeluarkan aroma bau yang tidak sedap.

“Sampah juga sering menutup saluran air di tepi jalan, akibatnya jalan di sekitar lokasi sering digenangi air saat musim hujan,” ucapnya.

Masalah sampah ini sudah membuat kesal warga sekitar, terkadang mereka harus adu mulut dengan warga daerah lainnya yang kedapatan membuang sampah seenaknya.

“Mayoritas sampah berasal dari warga luar daerah, termasuk penggunaan jalan yang hanya sekedar melintas, ditambah limbah restoran di sekitar lokasi TPSS,” paparnya.

Di tempat berbeda, warga Kecamatan Cikakak, Samsuri menambahkan, sampah di TPSS itu tidak setiap hari diangkut petugas kebersihan. Ia mengaku tidak mengetahui alasannya apa.

“Entah karena armada yang kurang ataupun masalah yang lainnya. Sampah di tempat ini cepat penuh menumpuk meski baru diangkut. Kami berharap ada solusi dari instansi terkait,” keluhnya. (cr1/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *