KABUPATEN SUKABUMI

Sambil Menangis, Nursiami Rahmat Minta Maaf Soal Postingannya

×

Sambil Menangis, Nursiami Rahmat Minta Maaf Soal Postingannya

Sebarkan artikel ini

NAGRAK – Setelah postingannya yang dinilai bernada ujaran kebencian di media sosial belum lama ini, Nursiami Rahmat, warga Kampung Nagrak, RT 01/02, Desa Nagrak Selatan, Kecamatan Nagrak akhirnya meminta maaf kepada umat Islam, khususnya warga Nahdhiyin.

Seraya menangis, pria yang akrab dipanggil ‘Rahmat Bekam’ ini mengaku menyesal dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Bank bjb Tandamata

“Saya memohon maaf atas postingan yang menimbulkan efek kebencian kepada Ketua Umum PBNU, KH Said Aqil Siradj. Saya menyesal dan memohon maaf lahir batin kepada seluruh pihak terkait, warga Nahdhiyin dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

Demi Allah,” ujar Nursiami Rahmat dihadapan Pengurus Ansor dan Banser Kabupaten Sukabumi di Mapolsek Nagrak, tadi siang.

Sementara itu, pengurus Banser Kabupaten Sukabumi, Ndan Irman mengaku, kalimat yang ditulis Nursiami Rahmat pada beberapa hari lalu ini sangat melukai warga NU.

Bahkan tidak sedikit, warga dan juga pengurus yang merasa tersinggung dan naik pitam. “Jujur saja, kalimat yang beliau tulis kemarin itu menyulut amarah kami.

Tapi, dengan beliau minta maaf dengan hati ikhlas sekarang ini, tentu kami maafkan. Yang penting, kejadian ini tidak terulang,” singkatnya.

Untuk diketahui, Nursiami meminta maaf di Mapolsek Nagrak dengan disaksikan Kapolsek Nagrak, AKP Parlan dan Kasat Reskrim Polres Sukabumi, AKP Doni Erwanto. Rahmat Bekam nampak menangis dan menyesali perbuatannya itu. (ren)