KABUPATEN SUKABUMI

Reses di Simpenan, Warga Titipkan Harapan Pemulihan Pascabencana

×

Reses di Simpenan, Warga Titipkan Harapan Pemulihan Pascabencana

Sebarkan artikel ini
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, saat melaksanakan Reses Kesatu Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Simpenan. Forum ini menjadi wadah warga menyampaikan aspirasi terkait pemulihan pascabencana.
Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, saat melaksanakan Reses Kesatu Tahun Anggaran 2026 di Kecamatan Simpenan. Forum ini menjadi wadah warga menyampaikan aspirasi terkait pemulihan pascabencana.

SIMPENAN – Reses Kesatu Tahun Anggaran 2026 yang digelar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Sukabumi, Hamzah Gurnita, di Kecamatan Simpenan, menjadi ruang terbuka bagi warga untuk menyampaikan harapan sekaligus kegelisahan mereka.

Bank bjb Tandamata

Bertempat di Kampung Kaung Luwuk, Desa Cidadap, forum tersebut dihadiri tokoh masyarakat, perangkat desa, dan warga setempat. Reses diawali dengan apresiasi atas sejumlah pembangunan infrastruktur yang telah dirasakan manfaatnya, seperti akses jalan desa berlapis hotmix dan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dinilai membawa perubahan nyata bagi mobilitas dan aktivitas ekonomi warga.

Namun, di balik rasa syukur itu, warga masih menghadapi persoalan mendesak. Tokoh masyarakat, Bibin Mulyadi (58), menuturkan bahwa kerusakan jaringan irigasi akibat bencana alam menjadi keluhan utama. Kondisi tersebut berdampak langsung pada menurunnya produktivitas pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi Desa Cidadap.

“Pemulihan pascabencana masih menyisakan banyak pekerjaan rumah. Selain irigasi, fasilitas umum dan sarana ibadah juga membutuhkan perhatian serius,” tegas Bibin.

Menanggapi aspirasi tersebut, Hamzah Gurnita menegaskan komitmennya untuk memperjuangkan kebutuhan warga, khususnya terkait pemulihan wilayah terdampak bencana. Ia menekankan bahwa seluruh masukan masyarakat akan dibawa ke meja pembahasan DPRD dan dijadikan bahan penting dalam penyusunan program pembangunan daerah.

“Pemulihan pascabencana bukan hanya soal membangun fisik. Ini soal keberlangsungan hidup masyarakat. Dan itu menjadi tanggung jawab saya sebagai wakil rakyat,” ujar Hamzah.

Ia juga menyoroti pentingnya sinergi lintas pemerintahan agar proses pemulihan berjalan lebih cepat dan menyeluruh. Dukungan dari wakil rakyat di tingkat provinsi hingga pusat dinilai sangat dibutuhkan untuk mempercepat realisasi program pemulihan.