Untuk itu, dalam kondisi keterbatasan tersebut Umar sangat berharap ada bantuan dari yang memiliki kepedulian untuk membantu pengobatan Mutiara anaknya.
“Harapan saya sekarang, kepada pemerintah mohon bisa menunjang anak saya supaya bisa sembuh lagi seperti anak orang lain, ada bantuan, ada penanganan, saya dari dulu mikir harus ke mana saya mengadu, jadi sudahlah harapan hampa, karena enggak ada respon dari pemerintah,” ungkap Umar terbata bata.
“Saya ingin anak saya seperti anak orang lain, sedih banget, apalagi melihat anak orang lain sehat, saya gak bisa berbuat banyak, saya bukan tidak bersyukur, sehari hari kuli serabutan, kadang kerja nyangkul, ngambil rumput, ngembala kambing milik orang dapat untung saat kambingnya lahiran,” lirihnya.
Sementara itu kepala Desa Sukaluyu Muhibin mengatakan, pemerintah desa bukan tidak berupaya dan bukan tidak peduli, sejauh ini telah membantu dengan memasukannya program Jamkesmas, namun upaya tersebut belum membuahkan hasil untuk kesembuhan dari Mutiara Hasanah.
“Bukannya kami tidak berupaya untuk memberikan fasilitas yang lain, tapi kemampuan kami ada batasnya,” timpal Muhibin saat di konfirmasi Radar Sukabumi.
“Saya sebagai pemerintah Desa berharap ada bantuan dari pihak lain untuk memperbaiki kesehatannya, memperbaiki ekonominya, untuk penanganannya mudah-mudahan setelah ini ada, terutama Ibu Risma, untuk meninjau ke lapangan,” tandasnya. (Ndi)






