KABUPATEN SUKABUMI

Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

×

Ratusan Hektar Sawah Terancam Gagal Panen

Sebarkan artikel ini

“Saluran irigasi ini, merupakan satu-satunya akses air untuk lahan pertanian padi di tiga kedusunan yang ada di Desa Tanjungsari. Diantaranya Kedusunan Leuwidingding, Cijambe dan Kedusunan Bantarsari,” tandasnya.

Seorang petani, di Kampung Sawah Lega, Hadna (63) warga Kampung Bantarsari, Rt (2/3) Desa Tanjungsari, mengatakan, puluhan hektare lahan pertanian padi di Desa Tanjungsari, selalu dikeluhkan karena tidak adanya sistem pengairan. Hal ini, terjadi karena saluran irigasi Leuwikadu, rusak. “Apalagi saat ini, memasuki musim hujan. Pasti banyak yang jebol,” katanya.

Bank bjb Tandamata

Akibat tidak maksimalnya saluran irigasi, telah berdampak pada lahan pesawahan warga menjadi tidak maksimal. Bahkan, terdapat beberapa lahan yang kondisinya retak-retak.

“Saat ini, kita lagi musim semi padi. Ya, baru ada tiga mingguan ditanami. Akibat tidak ada pasokan air, tumbuhan padi pada bagian daunnya banyak yang menguning,” ucapnya.

Dirinya menambahkan, sawah petani tidak dapat dimanfaatkan menjadi sumber ekonomi warga dalam meningkatkan kesejahteraannya.

“Sebab, itu saya berharap agar ada solusi dari pemerintah dalam menyelesaikan sawah petani di Desa Tanjungsari yang hanya mengandalkan hujan atau sawah tadah hujan, agar petani dapat menanam dua kali dalam setahun,” pungkasnya.

 

(den/d)