“Dimusim kemarau debunya memang tidak karuan, seharusnya dilakukan penyiraman. Belum lagi terjebak macet karena harus bergantian melaju, lantaran sebagian jalan tertutup materil jalan,” tandasnya.
Hingga berita ini ditulis, wartawan koran ini belum mendapatkan klarifikasi dari pihak pelaksana proyek selaku penanggung jawab dalam pembangunan perbaikan jalan yang diprotes warga tersebut.
(cr13/t)



