KABUPATEN SUKABUMI

Pria ODGJ di Sukabumi Curi Truk Hino di PLTU Jalani Isolasi

×

Pria ODGJ di Sukabumi Curi Truk Hino di PLTU Jalani Isolasi

Sebarkan artikel ini
Truk Hino

PALABUHANRATU – Agung, yang diduga mengalami gangguan kejiwaan jalani isolasi di panti rehabilitasi mental aura welas asih jalan Pelita – Cipatuguran, Desa Jayanti, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi.

Agung pria yang berusaha mencuri kendaraan truk hino pengangkut limbah dari PLTU Jabar 2 Palabuhanratu hingga terperosok di tebing perkampungan di Gunung Sumping, Desa Citepus Kecamatan Palabuhanratu, Rabu, (30/10) sekitar pukul 03.30 Wib menjelang pagi.

Bank bjb Tandamata

Irgiana Fahrezi pengurus panti sosial aura welas asih mengatakan, Agung untuk saat ini menjalani isolasi dalam sebuah ruangan yang telah disediakan kondisinya sudah stabil, namun masih selalu berhalusinasi.

“Kalau untuk kejiwaan mah stabil, cuman ada masih halusinasi, cuman kondisi pasien tenang,” ujarnya saat diwawancara Radar Sukabumi. Kamis, (31/10).

Ditegaskan Irgiana, Agung di isolasi untuk agar kondisinya tenang, diakuinya seharusnya hari kedua ini mendapat pengobatan ke rumah sakit, namun karena masih terkendala dari identitas sehingga terpaksa ditunda.

“Seharusnya memang kita harus ada pengobatan ke rumah sakit, cuman karena kita mentok di identitas, karena dari informasi dia dari luar Sukabumi, dia masuknya Sumatra barat,” jelasnya.

“Saya berharap dari pihak dinas sosialpun bisa membantu untuk menelusuri ke alamat yang bersangkutan atas nama agung itu, yaitu ke Sumatra barat, soalnya kalau dinsos yang melacak suatu identitas itu mungkin bisa lebih cepat antar dinas sosial, jadi akan mudah untuk penanganan selanjutnya,” imbuhnya.

Irigiana mengaku sempat berusaha berkomunikasi dengan Agung selama dalam masa isolasi dan diketahui dulunya memang dalam ceritanya pernah menjadi sopir truk di wilayah Sumatra barat dengan truk muatan kayu.

“Terus dia juga sempat kerja di perkebunan sawit, bawa mobil muatan sawit gitu, kalau saya lihat kejiwaannya saat ini memang terganggu sekitar 90 persen, kadang kalau ditanya masih nyambung, cuman dia halusinasi masih,” paparnya.

“Harapan kami dari Dinsos segera menelusuri karena alamatnya sudah ditemukan, jadi dinsos itu harusnya menelusuri ke alamat bersangkutan kepihak keluarga agar bisa ada penanganan disini secepatnya,” imbuhnya.

Sementara itu pantauan dilapangan hingga menjelang sore truk hino yang terperosok kedalam tebing masih berada di lokasi kejadian, menurut informasi didapat pihak kepolisian masih melakukan kordinasi untuk melakukan evakuasi, pasalnya kondisi medan jalan dan lokasi kejadian yang sempit membuat petugas kesulitan. (Ndi)