KABUPATEN SUKABUMI

Polres Sukabumi Pastikan Jasad Mayat Mengambang di Sungai Citepus, Palabuhanratu Dugaan Terpeleset dan Jatuh

×

Polres Sukabumi Pastikan Jasad Mayat Mengambang di Sungai Citepus, Palabuhanratu Dugaan Terpeleset dan Jatuh

Sebarkan artikel ini
Jasad Mayat Citepus Sukabumi
Tim Gabungan saat mengevakuasi jasad korban ke Rumah Sakit Palabuhanratu.

PALABUHANRATU – Jajaran kepolisian Polres Sukabumi pastikan jasad mayat laki laki yang ditemukan di area sungai Citepus, tepatnya di Kampung Cilisung, Desa Citepus, Kecamatan Palabuhanratu, Jumat, (24/11) lalu merupakan warga Citepus.

Jasad mayat berjenis kelamin laki laki tersebut bernama Andria atau biasa di panggil Adul, hal itu terungkap berdasarkan hasil temuan yang dilakukan tim gabungan dari Satuan Reserse Kriminal, Pol Airud, dan Polsek Palabuhanratu serta unsur terkait lainnya yang melakukan penanganan guna memastikan penyebab kematiannya.

Bank bjb Tandamata

“Kami kemarin langsung membentuk tim Satreskrim, Polairud dan Polsek menangani temuan itu,” ujar Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede. Sabtu, (25/11).

Dijelaskan Maruly, dari keterangan saksi saksi bahwa korban merupakan seorang pekerja penyapu dan jaga parkiran salah satu rumah makan yang berada di jalur ruas jalan nasional Palabuhanratu Cisolok tepatnya di jalan raya Citepus. Dan dari keterangan para saksi, korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia mengambang di aliran sungai Citepus di duga terpelesat dan hingga jatuh ke sungai.

“Dari keterangan keluarga, korban hilang dan tidak pulang ke rumah sudah 3 hari,” jelasnya.

Sementara hasil pemeriksaan Visum Et Revertum oleh tim medis rumah sakit Palabuhanratu, bersama tim Inafis, personel reksrim, Satpolairud serta anggota polsek Palabuhanratu Visum Et Revertum tidak terdapat indikasi kekerasan pada tubuh korban.

“Dugaan korban terpeleset dan jatuh ke sungai, juga dari keterangan keluarga, korban juga memiliki riwayat sakit liver sejak kecil,” terangnya.

Namun begitu, Maruly menegaskan tim gabungan jajaran kepolisian polres Sukabumi dalam hal ini personel dari Satreskrim, Polairud dan polsek Palabuhanratu akan terus melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan semua faktor terkait temuan jasad mayat Adul. Untuk itu, Ia menghimbau kepada masyarakat tetap tenang dan bisa bekerjasama dengan jajaran kepolisian.

“Kerjasama dari masyarakat dan saksi sangat berarti bagi proses ini, kami mengimbau agar masyarakat tetap tenang dan bekerja sama dalam memberikan informasi yang dapat membantu proses penyelidikan lebih lanjut,” paparnya.

“Untuk jasad mayat sudah diserahkan ke pihak keluarga dan di makamkan di TPU kampung Citepus, Desa Citepus setelah dilakukan visum et revertum,” tandas Maruly. (Ndi)