Pilkades 2022, Kapolres Sukabumi Sanksi Anggota yang Tak Netral

AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputa
Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputa.

SUKABUMI – Kapolres Sukabumi AKBP Dedy Darmawansyah Nawirputra menegaskan, Polres Sukabumi beserta jajaran berada di posisi netral pada Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2022 di Kabupaten Sukabumi.

“Saat pemilihan kepada desa pada pertengahan tahun 2022 se-Kabupaten Sukabumi, saya berserta jajaran netral,” ujar Dedy seusai pers rilis di Mapolres Sukabumi, Jumat (28/01).

Bacaan Lainnya

Dia juga mengatakan, jika masyarakat menemukan ada anggotanya yang tidak netral atau memihak terhadap salah satu calon kepada desa, dirinya tidak segan-segan untuk menindak dengan tegas dan memberikan sanksi.

“Kalau ada anggota Polri yang tidak netral terhadap pemilihan kepada desa, silahkan melaporkan kepada saya, berikut dengan bukti-bukti lengkap, sehingga anggota tersebut (tidak netral) akan kami periksa. Jika terbukti maka ada sanksi sesuai aturan kedinasan Polri,” tegas Dedy.

Dijelaskan Dedy, dalam pengamanan jalannya proses Pilades, pihaknya akan menerjunkan ratusan personel gabungan termasuk dari anggota Brimob.

“Hasil dari rapat sebelumnya sekitar 600 personel yang akan dilibatkan dalam pengamanan Pilkades. Kami juga minta BKO (Bantuan Kendali Operasi) Brimob.

Kami berharap seluruh elemen masyarakat dapat bersama-sama menciptakan Kamtibmas dalam Pilkades serentak 2022,” ungkapnya.

Selain itu, Dedy juga berpesan agar kepala desa terpilih nanti lebih bijak dalam menggunakan anggaran desa untuk pembangunan desanya.

“Hal itu agar desa-desa di Kabupaten Sukabumi semakin maju, pelayanan desa kepada masyarakat semkain tertib dan baik, masyarakat juga tentunya akan nyaman dengan kepada desa yang baru,” tandasnya.

Diketahui Pilkades serentak akan dilaksanakan pada 8 Mei 2022 mendatang dan diikuti sebanyak 70 desa dari 36 kecamatan di Kabupaten Sukabumi.

Adapun jumlah Tempat Pemungutan Suara (TPS) sebanyak 644, setiap TPS pemilih akan dibatasi dengan jumlah 500 pemilih mengingat masih masa pandemi Covid-19. (ris/d)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.