Petani Padabeunghar Perbaiki Irigasi Jebol

  • Whatsapp
Puluhan petani saat gotong royong memperbaiki saluran irigasi Leuwi Masbar yang rusak akibat gerusan air sungai Cimandiri.

SUKABUMI — Kondisi saluran irigasi sepanjang 50 meter di saluran irigasi Leuwi Masbar di Kampung/Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampangtengah mengalami kerusakan. Kondisi ini membuat sejumlah lahan pertanian mengalami kekurangan pasokan air hingga menimbulkan gagal panen.

Menyikapi hal tersebut, puluhan petani di Desa Padabeunghar, Kecamatan Jampantengah bekerjasama dengan salah satu perusahaan melakukan gotong royong memperbaiki saluran irigasi.
Kepala Dusun, Kadus Panyindangan,

Bacaan Lainnya

Dedih Honot (51) mengatakan, saluran irigasi tersebut mengalami kerusakan, selain akibat tidak adanya pemeliharaan dari pemerintah juga akibat dari tergerus oleh derasnya sungai Cimandiri.

“Sektiar 70 hektare lahan pertanian padi di wilayah Kedusunan Panyindangan, tidak bisa ditanami padi secara maksimal. Bahkan, banyak juga lahan pertanian yang mengalami gagal panen. Iya, karena airnya tidak sampai ke sawah warga,” kata Dedi kepada Radar Sukabumi, Minggu (23/8).

Akibat kerusakan saluran irigasi tersebut, para petani di wilayah Kedusunan Panyindangan, beralih dari tanaman padi ke tanaman palawija atau jenis tanaman yang tidak banyak membutuhkan air.

“Iya, sudah dua musim warga disini tidak bisa bercocok tanam. Bahkan, banyak lahan pertanian warga yang telah diterlantarkan karena tidak ada airnya,” paparnya.

Untuk itu, ia bersama puluhan petani telah bekerjasama dengan salah satu perusahaan untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak tersebut.

“Alhamdulillah, ada perusahaan ini yang peduli kepada petani, mereka selain menurunkan alat berat untuk memperbaiki saluran irigasi, juga telah memberikan bantuan berupa sarana dan prasarana untuk memperbaiki saluran irigasi yang sudah bertahun-tahun rusak itu,” ujarnya.

Ketua Kelompok Tani Desa Padabeunghar, Nanang Suryana (41) mengatakan, sudah lebih dari dua tahun kondisi saluran irigasi Leuwi Masbar mengalami kerusakan.

Pihaknya, mengaku telah bekerjasama dengan pemerintah Desa Padabeunghar untuk meminta bantuan kepada pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi dan pemerintah Provinsi Jawa Barat, untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak tersebut. Namun, entah alasan apa hingga saat ini saluran irigasi ini belum juga diperbaiki.

“Untuk menjaga pasokan air agar tetap aman, akhirnya kami bersama para petani telah sepakat menjalin kerjasama dengan salah satu perusahaan untuk memperbaiki saluran irigasi yang rusak itu.

Iya, kalau mengandalkan anggaran atau bantuan dari pemerintah, tidak tahu sampai kapan akan diperbaikinya. Sementara, warga disini sangat membutuhkan air. Bahkan, warga disini sudah dua tahun tidak bisa bercocok tanaman padi secara maksimal akibat rusaknya saluran irigasi tersebut,”pungkasnya. (den/d)

loading...

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *