SUKABUMI — Agenda rutin pertemuan ilmiah tahunan yang ke 7 yang digelar Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi mendatangkan sejumlah narasumber yang berkompeten di bidangnya.
Bahkan kegiatan yang digelar di Hotel Horison sejak Jumat, 23 Juni sampai Minggu 25 Juni 2023 menghadirkan narasumber dari luar Negeri diantaranya dari Libanon dan Australia.
Untuk dari Libanon menghadirkan Prof. Abdulrazak Abyad, MD, MPH, MBA, DBA, AGFS yang menjelaskan Peran Vitamin D pada Lansia di Era Pasca Pandemi. Lalu kemudian untuk dari Australia diisi oleh Prof, Maurice Brygel MBBS, DA, FRACS yang membahas soal Terobosan dalam Penatalaksanaan Hernia.
Ketua IDI Kabupaten Sukabumi dr. Asep Suherman dalam sambutannya mengatakan, pertemuan Ilmiah Tahunan yang ke 7 merupakan pertemuan pertama kalinya dilaksanakan secara Offline.
Dirinya berharap, Pertemuan ilmiah tahunan ini diharapkan dapat memadukan segenap potensi dokter di Indonesia, meningkatkan harkat, martabat dan kehormatan diri dan profesi kedokteran di indonesia, mengembangkan ilmu dan teknologi kedokteran dalam rangka meningkatkan derajat Kesehatan rakyat Indonesia menuju masyarakat sehat dan sejahtera.
“Semoga melalui kegiatan ini para dokter dapat mengembangkan pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme secara Komprehensif, terintegrasi dan menyeluruh dalam praktek kedokteran yang berbasis pada bukti di era new normal, sehingga nanti dapat berperan sebagai agen pembaharu serta agen pembangunan yang akan membantu meningkatkan kualitas pelayanan Kesehatan terbaik diindonesia, “tegasnya.
Dirinya juga banyak mengucapkan terimakasih kepada seluruh teman-teman panitia, bupati, forum pimpinan kepala daerah, dinas Kesehatan Kabupaten Sukabumi, Ketua IDI wilayah Jawa Barat serta para pengurus dan anggota IDI cabang Kabupaten sukabumi.
Sebelumnya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami membuka pertemuan ilmiah tahunan (PIT) ke 7 Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sukabumi di Hotel Horison, Jumat, 23 Juni 2023.






