Wakil Bupati Sukabumi Hadiri Kenaikan Kelas, Menjadi Curhatan Guru MDTA di Kebonpedes

Wakil Bupati Sukabumi
Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, saat memberikan sambutan pada kegiatan kenaikan kelas MDTA Darussalam

SUKABUMI – Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri, menghadiri kegiatan kenaikan kelas MDTA Darussalam, tepatnya di Kampung Bojongsawah, RT 05/RW 01, Desa Bojongsawah, Kecamatan Kebonpedes, Kabupaten Sukabumi pada Senin (10/06) pagi.

Kehadiran mantan Sekretaris Daerah Kabupaten Sukabumi ini, telah mendapatkan sambutan antusias dari kalangan masyarakat. Bahkan, mereka telah menyampaikan sejumlah aspirasinya kepada Wakil Bupati Sukabumi tersebut. Salah satunya, terkait kekurangan jumlah lokal kelas untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) siwa di MDTA Darussalam.

Bacaan Lainnya

Kepala Madrasah MDTA Darussalam, Pallahudin kepada Radar Sukabumi mengatakan, kehadiran Wakil Bupati Sukabumi dalam kegiatan kenaikan kelas dan perpisahan anak-anak Kelas 6 dari MDTA Darussalam Kecamatan Kebonpedes ini, merupakan suatu kebanggan bagi warga Kecamatan Kebonpedes.

Khususnya pihak sekolah, karena dalam waktu kesibukannya, Wakil Bupati Sukabumi tersebut telah rela menyempatkan waktunya untuk menhadiri kenikan kelas tersebut.

“Kami berharap dengan kehadiran Pak Iyos ini dapat mendorong kekurangan sarana dan prasarana yang ada di sekolah ini, salah satunya untuk pembangunan lokal kelas. Iya, karena Pak Iyos bisa bisa secara langsung melihat kondisi sekolah kami,” kata Pallahudin kepada Radar Sukabumi pada Senin (10/06).

Sekolah yang tengah dipimpinnya tersebut, kini memiliki jumlah siswa sekitar 120 siswa. Jumlah siswa tersebut, dinilai tidak sebanding dengan jumlah lokal kelas yang ada saat ini. Yakni, empat lokal kelas. Sementara, untuk kebutuhkan rombel di sekolah tersebut, yakni enam rombel.

“Iya, terpaksa kami siasati dengan cara membuat sekat di lokal kelas-nya. Namun, upaya ini kurang efektif karena jumlah siswa berdesekan. Sehingga siswa tidak terlalu fokus dalam melakukan pembelajaran,” bebernya.

Untuk memaksimalkan proses KBM siswa, pihak sekolah berencana akan melakukan pembangunan untuk penambahan lokal kelas dengan cara menaikan pembanguna sekolah menjadi dua lantai.

Sebab itu, saat Wakil Bupati Sukabumi menghadiri kegiatan kenaikan kelas tersebut, ia manfaatkan untuk menyampaikan keluh kesah dan kondisi sekolah yang tengah dipimpinnya tersebut.

“Makanya kami upayakan bersama masyarakat dengan menghadirkan Pak Iyos untuk didorong pembangunan 2 lokal kelas lagi,” tukasnya.

Ketika disinggung mengenai perhatian pemerintah terhadap dunia pendidikan. Ia menjwab, bahwa perhatian dari pemerintah cukup membantu dalam memajukan pendidikan madrasah.

Khususnya dalam rehabilatasi pembangunan madrasah. Selain itu, secara kependidikannya diharapkan dapat menjadi motivasi untuk MD lainnya dalam meningkatkan kinerja pendidikan.

“Alhamdulillah, SE dari Bupati Sukabumi sudah turun kaitan dengan pemberlakuan ijazah untuk persyaratan ke tingkat SMP. Nah, itu juga salah satu harapan kami kedepandengan, semoga dengan turunnya SE tersebut dapat mendongkrak siswa dan siswi MD khususnya di sini,” timpalnya.

Sementara itu, Wakil Bupati Sukabumi, Iyos Somantri kepada Radar Sukabumi mengatakan, pihaknya mengaku akan menindaklanjuti perihal aspirasi yang diinginkan pihak sekolah dalam melengkapi sarana dan prasarana sekolah madrasah.

Terlebih lagi, ia telah berkomitmen bahwa pemerintah daerah Kabupaten Sukabumi, harus bisa melanjutkan visi dan misi dalam mengusung religius, maju sejahtera, inovatif, lahir dan batin

“Dalam melaksnakan visi dan misi tersebut, kita harus lebih mengedepankan program-program kegamaan yang ada di dalam kegiatan keagamaan. Salah satunya di madrasah diniyah. Sehingga anak-anak kita yang akan menjadi generasi emas tersebut benar-benar menjadi generasi yang smart, cerdas dan generasi yang memiliki aklaqul karimah, bahkan menjadi generasi yang qurani,” jelas Iyos.

“Nah madrasah diniyah yang akan kita dorong dan kita fokuskan, meskipun ini merupakan kewenangan dari Kementria Agama, tapi kami sebagai pemerintah daerah, maka warga kita yang harus dibimbing dan dibina, agar menjadi daerah yang religius dan agamis.

Untuk mewujudkan itu, kita harus berkontribusi untuk mengembangkan sumber daya manusia melalui madrasah diniyah,”bebernya .

Ketika disinggung mengenai upaya kedepannya, Iyos menjawab, bahwa untuk melengkapi fasilitas dan sarana serta prasarana yang ada di sekolah madrasah tersebut, ia menjawab. Bahwa, selama kepemimpinan dirinya selaku wakil Bupati dari Bupati Marwan Hamami, ia telah berupaya keras untuk melengkapi dalam meningkatkan kebutuhan dunia pendidikan.

“Kita bersyukur bahwa selama perjalanan kepemimpinan saya selaku wakil bupati dari Bupatinya Pak Marwan Hamami, sebenarnya kami sudah meningkatkan biaya operasional sebagai stimulan dan kedepannya Insya Allah akan kita lebih perhatikan kembali. Nah, salah satunya itu melengkapi kekurangan sarana dan prasaranya. Seperti yang kondisi yang terjadi di sekolah madrasah ini,” pungkasnya. (Den)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *