Tahun Ini, Retribusi IMB Kota Sukabumi Sudah Capai Rp700 Juta

DPMPTSP Kota Sukabumi
Suasana kantor DPMPTSP Kota Sukabumi

SUKABUMI — Dinas Penanam Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Sukabumi, menargetkan retribusi Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada 2021 ini sebesar Rp1,2 miliar.

Kepala DPMPTSP Kota Sukabumi, Saefulloh mengatakan, dari target retribusi IMB yang sudah ditetapkan sampai saat ini sudah tercapai sekitar Rp700 juta lebih. “Alhamdulillah tahun ini sudah tercapai sekitar Rp700 juta lebih dari target Rp1,2 miliar,” kata Saefulloh kepada Radar Sukabumi, belum lama ini.

Bacaan Lainnya

Lanjut Daefulloh, jika melihat dari data yang ada setiap tahunnya target retribusi terus mengalami peningkatan. Pasalnya, pada 2020 lalu target retribusi IMB ini hanya sekitar Rp970 juta dan berhasil tercapai Rp1,1 miliar. “Ya, tahun sekarang ada peningkatan target. Mudah-mudhaan pencapaiannya bisa melebih target seperti tahun sebelumnya,” ujarnya.

Guna meningkatkan target retrubusi IMB ini, sambung Saefulloh, DPMPTSP terus berupaya memberikan informasi kepada para investor yang akan berinvestasi di Kota Sukabumi. “Misalnya, dengan memberikan promosi dan lain sebagainya kepada para investor,” ucapnya.

Sebab itu, di tengah pandemi covid-19 investasi mulai menggeliat. Kendati, dampak covid-19 dalam perekonomian global mengalami kejatuhan yang luar biasa. Akan tetapi, di Kota Sukabumi masih ada investor yang memilih berinvestasi di sini.

“Di tengah pandemi ini memang sangat berdampak ke berbagai sektor yang luar biasa. Salah satunya, dampak berantai dari kejatuhan ekonomi dunia itu ialah sektor perekonomian. Namun, beruntungnya hingga saat ini masih ada dua perusahaan yang memilih investasi di Kota Sukabumi, yakni perusahan bergerak di bidang bisnis perekonomian dan perumahan bersubsidi,” imbuhnya.

Saeful menambahkan, pihaknya tidak akan mempersulit terkait ajuan proses perizinan akan tetapi selama investor memenuhi persyaratan dan aturan yang berlaku.

“Ya, kita keluarkan izinnya sesuai dengan Standar Operasional (SOP) kerja DPMPTSP paling lama 21 hari dan untuk izin pembangunan perumahan di wilayah Kecamatan Cibeureum juga masih dalam proses tidak lama lagi akan diterbitkan,” pungkasnya. (bam/t)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *