Pemda Kabupaten Sukabumi

PNS Kantor Setda Kabupaten Sukabumi Kehadiran 98 persen, Hari Pertama Pasca Libur Lebaran

×

PNS Kantor Setda Kabupaten Sukabumi Kehadiran 98 persen, Hari Pertama Pasca Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini
Setda-Kabupaten-Sukabumi
Suasana upacara peringatan hari otonomi daerah ke-27 tahun 2023 tingkat Kabupaten Sukabumi

PALABUHANRATU – Pasca libur lebaran 1444 H/ 2023 M atau cuti bersama ratusan PNS (Pegawai Negeri Sipil) dan non PNS di Setda (Sekretariat Daerah) Kabupaten Sukabumi mulai masuk kerja. Rabu, (26/4)

Pantauan dilapangan, suasana di hari pertama masuk kerja pascalibur lebaran 1444 H/ 2023 M di setda kabupaten Sukabumi sejak pagi terlihat ramai para pegawai dengan kendaraan berjejer rapi di lapangan parkir.

Nuryati Subkor tata usaha pimpinan staf ahli dan kepegawaian sekretariat daerah kabupaten Sukabumi mengatakan, sebanyak 98 persen pegawai PNS dan non PNS masuk kerja di hari pertama pasca libur lebaran atau cuti bersama.

“Iya 98 persen masuk, yang 2 persen tidak masuk karena memang ada himbauan yang ke luar kota itu, untuk menghindari macet masih ada tambahan cuti untuk masuk,” ujarnya saat diwawancara. Rabu, (26/4).

“Karena aturan itu sudah ada dari presiden, untuk menghindari kemacetan bagi PNS yang pulang ke luar kota, mungkin hari ini baru pulang, ada sebagian kemarin yang sakit jadi 98 persen masuk hari ini,” sambungnya.

Adapun jumlah pegawai di sekretariat daerha kabupaten Sukabumi, kata Nuryati untuk PNS sebanyak 170 orang sementara untuk non PNS sebanyak 150 orang, sejauh ini bagi yang tidak masuk kerja pihaknya merujuk pada peraturan yang telah ada.

“Untuk sanksi kita ikuti aturan, kalau misalkan 3 hari kerja dalam satu tahun dapat teguran lisan, kalau 4 sampai 6 hari kerja dalam 1 tahun dapat teguran secara tertulis,” jelasnya.

“Terus ada pernyataan tidak puas bagi PNS yang tidak masuk kerja tampa alasan, secara komulatif 7 sampai 10 kerja, untuk hukuman disiplin ringan,” sambungnya.

Sementara ntuk hukuman disiplin sedang itu, lanjut Nuryati secara komulatif dari 11 sampai dengan 13 hari ada pemotongan tunjangan sebesar 25 persen, dan jika 14 hari sampai Dengan 16 hari dalam 1 tahun tidak masuk kerja juga terdapat pemotongan tunjangan 25 persen.

“Nah untuk 10 sampai 20 hari kerja dalam 1 tahun ada pemotongan dari 25 persen dari tunjangan, kalau lebih dari 20 hari kerja dalam 1 tahun itu dapat disiplin hukuman berat secara akumulatif dapat penurunan jabatan setingkat lebih rendah selama 12 bulan, pembebasan dari jabatan menjadi pelaksana selama 12 bulan, pemberhentian hormat, tidak ada permintaan sendiri bagi PNS yang tidak masuk tampak alasan yang sah secara komulatif selama 28 hari kerja dalam 1 tahun,” jelasnya.

Masih kata Nuryati, untuk sanksi bagi pegawai non PNS yang tidak masuk kerja tanpa alasan pihaknya menyesuaikan dengan aturan dari PNS.

“Karena memang untuk non PNS itu sebenarnya untuk pemda itu tidak ada, karena kita masih nunggu keputusan tanggal 28 November, cuman untuk disiplin kita sesuaikan,” tandasnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilaksanakan upacara peringatan hari otonomi daerah ke-27 tahun 2023 tingkat Kabupaten Sukabumi, di halaman parkir Sekretariat daerah yang dihadiri sejumlah pimpinan jajaran Forkompimda, yang dipimpin Bupati Sukabumi Marwan Hamami. (ndi).