Pemprov Jabar Bangun Ekonomi Kreatif di Desa Parungseah

  • Whatsapp
Desa Parungseah
egiatan Village Talk sebagai ajang produk ekonomi kreatif yang diselenggarakan di Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi pada Selasa (26/10).

SUKABUMI – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat menggelar Village Talk di Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi pada Selasa (26/10).

Kegiatan yang bertajuk Product Development, Sosial Media Marketing ini dimaksudkan untuk meningkatkan perekonomian dan pemerataan pembangunan yang berbasis kearifan lokal, dengan metode pelatihan branding, packing dan digital marketing bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf).

Bacaan Lainnya

Kepala Disparbud Provinsi Jawa Barat Dedi Taufik mengatakan, program tersebut hadir untuk meningkatkan ekonomi lokal di desa untuk lebih berdaya.

“Jawa Barat memiliki 3.500 desa dan salah satunya Desa Parungseah, Kecamatan Sukabumi yang dijadikan sebagai desa percontohan dalam program ini,” kata Dedi.

Menurut Dedi, produk-produk kreatif harus didukung dengan ide-ide yang brilian yang lahir dari SDM yang kreatif dan Kompeten. “Saat ini, sudah saatnya para pelaku UKM mengikuti pasar milenial dengan branding dan kemasan yang bagus. Iya, tinggal di desa, rezeki kota, bisnis mendunia. Produksi lokal ini akan kita angkat. Nanti tidak perlu lagi pergi ke tempat lain untuk memasarkan, cukup dengan menggunakan sistem digital,”paparnya.

Kepala Bidang Industri Pariwisata Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat Lusi Lesminingwati menjelaskan, kegiatan Village Talk bertujuan pengembangan desa wisata, maka untuk memulainya diperlukan adanya SDM yang berkembang.

“Pengembangan desa wisata berbasis ekonomi kreatif harus memiliki konsep Connect, Colaborate and Commerce. Sehingga, potensi yang ada dapat dimaksimalkan,” jelasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *