Eks Pekerja Migran asal Sukabumi Diminta ‘Bertobat’

Sejumlah warga Kabupaten Sukabumi saat mendaftarkan diri untuk bekerja sebagai Pekerja Migran Indonesia ke luar negeri, di Kantor Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Disnakertrans Kabupaten Sukabumi.

SUKABUMI, RADARSUKABUMI.com – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sukabumi berencana akan memberikan pembinaan kewirausahaan kepada seluruh warga Kabupaten Sukabumi yang pernah menjadi Pekerja Migran Indonesia (PMI) khususnya wanita.

Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, hal tersebut dimaksudkan agar para mantan PMI Kabupaten Sukabumi tidak lagi bekerja di luar negeri, melainkan di dalam negeri saja, terutama di Kabupaten Sukabumi.

Bacaan Lainnya

Pemkab Sukabumi, kata Marwan, akan mendorong agar para TKW bisa memahami potensi daerah melalui Usaha Kecil Menengah (UKM) yang digagas oleh Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Sukabumi.

“Kami akan membantu pekerja migran yang sudah kembali ke kampung halamannya. Agar tidak lagi berangkat bekerja ke luar negeri. Salah satunya dengan cara melakukan pembinaan kewirausahaan,” kata Marwan, Kamis (10/1/2019).

Menurut orang nomor satu di Kabupaten Sukabumi, pembinaan kewirausahaan bagi mantan PMI tersebut, bisa dicontohkan dengan kondisi warga yang berada di sekitar daerah Geopark Ciletuh. Seperti, Kecamatan Ciracap dan Kecamatan Ciemas.

“Di kecamatan tersebut, hampir seluruh wanita berusia produktif menjadi Pekerja Migran Indonesia ke Luar Negeri. Namun kini dengan memanfaatkan lokasi wisata, mereka memiliki usaha sendiri yang penghasilannya hampir sebanding dengan upah Pekerja Migran Indonesia di luar negeri,” paparnya.

Sementara itu, Kepala Seksi Penyediaan dan Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Disnakertrans Kabupaten Sukabumi, Tatang Arifin mengatakan, bahwa minat warga Kabupaten Sukabumi, untuk menjadi PMI ke luar negeri masih tinggi.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.