Disperkim Kabupaten Sukabumi Sebar 178 Paket Sembako Bentuk Peduli Terhadap Warga Terdampak COVID-19

  • Whatsapp
Disperkim Kabupaten Sukabumi
Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Dedi Chardiman membagikan sembako kepada warga Sukabumi terdampak pandemi Covid-19 dan kebijakan PPKM.

SUKABUMI – Aksi sosial dan kepedulian ditunjukkan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Kabupaten Sukabumi terhadap masyarakat terdampak Pandemi COVID-19. Dalam aksinya, Disperkim membagikan ratusan paket sembako untuk masyarakat terdampak COVID-19 dan PPKM Darurat.

Kepala Disperkim Kabupaten Sukabumi Dedi Chardiman mengatakan, bantuan sembako yang disalurkan bagi warga terdampak COVID-19 ini untuk meringankan beban masyarakat di tengah sulitnya ekonomi di masa pandemi COVID-19.

Bacaan Lainnya

“Pembagian sembako sebanyak 178 paket ini pertama menyasar masyarakat yang keluarganya meninggal dunia akibat COVID-19 di 2 kecamatan, yaitu Kecamatan Palabuhanratu dan Cisolok,” terang Dedi Kepada Radar Sukabumi, Selasa (27/07).

Dedi menjelaskan, aksi sosial tersebut terselenggara berkat kekompakan seluruh pegawai Disperkim, dari mulai para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Tenaga Harian Lepas (THL). Mereka sukarela urunan dengan menyisihkan sebagian hartanya untuk membeli ratusan sembako itu.

“Jadi ini hasil urunan dari rekanrekan dan terkumpul 178 paket sembako. Teknis penyalurannya kami bagi menjadi 3 tim agar diberikan langsung ke rumah warga penerima manfaat, sehingga diharapkan bantuan tersebut dapat tepat sasaran,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, aksi sosial itu tidak bermaksud riya. Namun untuk memotivasi yang lain agar melakukan hal yang sama. “Kami ingin memotivasi rekan-rekan yang belum berbuat untuk segera melakukan hal yang sama untuk membantu meringankan beban masyarakat,” paparnya.

Ia berharap dengan bantuan sembako ini dapat meringankan beban masyarakat terdampak COVID-19 di tengah wabah virus yang semakin meningkat penularannya. “Mari kita doakan bersama agar masa Pandemi COVID-19 segara usai, sehingga kehidupan masyarakat kembali normal,” tandasnya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *